Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Harga Brambang di Nganjuk Melonjak jelang Ramadhan

Novanda Nirwana • Rabu, 26 Februari 2025 | 17:11 WIB
Jelang Ramadan, Harga Brambang Alami Kenaikan
Jelang Ramadan, Harga Brambang Alami Kenaikan

NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Harga brambang di Pasar Sukomoro Nganjuk mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Kenaikan harganya mencapai Rp 5 ribu per kilogram.

Untuk brambang kualitas super, harganya menembus Rp 30 ribu per kilogram. Sedangkan, harga brambang kualitas medium Rp 27 ribu per kilogram.

Melejitnya harga brambang ini karena pasokan brambang menurun. Stok brambang di Pasar Sukomoro sedikit.

Sebab, di Sukomoro sendiri belum memasuki masa panen.

"Setiap hari naik terus udah satu minggu ini,” papar salah satu pedagang brambang di Pasar Sukomoro, Juwariah, 54.

Juwariah memprediksi, harga brambang akan terus naik jelang Bulan Suci Ramadan. Sebab, banyak yang membutuhkan brambang untuk memasak megengan.

Meski di Sukomoro stoknya sedikit, Juwariah mengaku tak mengambil brambang dari luar kota.

“Saya ngambilnya di sini-sini aja,” ujarnya.

Lain halnya dengan Juwariah, pedangan lain Lasmiati, 43. Ia memilih kulakan brambang dari Madura.

Sebab sawahnya sendiri belum memasuki masa tanam.

“Panen nanti bulan April, jadi ini saya campur ngambil dari Nganjuk sama Madura,” katanya.

Menurut pedagang asal Ketangi ini, harga brambang Rp 27 ribu di Pasar Sukomoro tersebut terbilang murah.

Karena di kota besar seperti Surabaya, brambang bisa menembus Rp 30 ribu per kilogram.

Ini karena pasokan brambang memang sedikit.

Harga brambang yang sebelumnya menyentuh angka Rp 22 ribu per kilogram, tiba-tiba melonjak menjelang Ramadan.

“Harga brambang kualitas super sekarang Rp 27 ribu per kilogram,” ujar Lasmiati.

Kenaikan harga brambang kualitas super itu juga berpengaruh ke brambang dengan kualitas di bawahnya.

Harga brambang kualitas medium menjadi Rp 23 ribu-Rp 25 ribu per kilogram.

Sedangkan, kualitas paling jelek atau rendah harganya Rp 20 ribu per kilogram.

Dengan harga brambang mengalami kenaikan, permintaan juga berpengaruh. Lasmiati pun mengeluh dengan penurunan permintaan dari konsumennya.

“Kalau ramai bisa 120 kilo per hari, kalau sepi ya cuman 20 kilo,” keluhnya.

Ia pun juga sering kali mendapat keluhan dari pembelinya. Tak jarang mereka menawarnya.

"Pembeli minta turun harga dan belinya dikurangi," ujar Lasmiati. (nov/tyo)

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#bawang merah #ramadhan #pasar #Harga Bawamg Merah #nganjuk #ekonomi #Berita Terkini #berita viral hari ini #puasa #KOTA ANGIN