Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

RAT Tutup Buku 2024, KSPPS TAM Syariah Catat Laba Rp 8,3 Miliar

Syahrul Andry Wahyudi • Kamis, 27 Februari 2025 | 22:38 WIB
Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Tunas Artha Mandiri (TAM) Syariah menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) tutup buku tahun 2024, Selasa (26/2). Pada RAT tersebut, lembaga keuangan berskala nasional yang berpusat di Kota Angin ini mencatatkan laba sebesar Rp 8,3 miliar.

Hal itu seperti disampaikan Ketua I KSPPS TAM Syariah, H. Suud Fuadi. Menurutnya, tahun lalu banyak tantangan yang harus dilalui KSPPS TAM Syariah. Di tengah dinamika tantangan tersebut, KSPPS TAM Syariah berhasil meraup keuntungan Rp 8,3 miliar. “Alhamdulillah laba kami meningkat,” ujarnya.

Suud menambahkan, kenaikan laba tersebut juga sejalan dengan pertambahan anggota KSPPS TAM Syariah. Pada tahun 2023 lalu anggota KSPPS TAM Syariah sebanyak 247.297. Sedangkan tahun 2024 mengalami kenaikan menjadi 262.850.

Para anggota tersebut, kata Suud, berasal dari berbagai latar belakang. Seperti perdagangan, pertanian, perkebunan, peternakan, sektor jasa, dan berbagai bidang usaha lain. Termasuk perseorangan.

Dari latar belakang itu, KSPPS TAM Syariah juga telah mengucurkan modal sebesar Rp 1,5 triliun pada tahun 2024. Untuk itu, Suud berkomitmen pada tahun ini KSPPS TAM Syariah akan semakin berkontribusi.

Yaitu untuk turut mengembangkan ekonomi masyarakat berbasis syariah. “Insya Allah kami optimis tahun 2025 KSPPS TAM Syariah akan jauh lebih baik dan semakin kuat,” tandasnya.

Untuk menyukseskan tujuan itu, Suud menyebut, KSPPS TAM Syariah akan menerapkan beberapa upaya strategis. Antara lain berkenaan regulasi baru tentang perkoperasian, pihaknya akan melanjutkan dan menyesuaikan untuk tata kelola koperasi.

Kemudian, berupaya meningkatkan kualitas pembiayaan dengan sistem bisnis yang efektif dan efisien. Selanjutnya, intensifikasi sektor pertanian. Hal itu untuk mendukung gerakan ketahanan pangan yang menjadi program Presiden Prabowo Subianto.

Selanjutnya, ekstentifikasi sektor jasa. Upaya lain yaitu komunikasi yang intens dengan para pemangku kebijakan. Serta berkomitmen dengan motto awal, yaitu Tauhid, Amanah, dan Manfaat.

“Kami juga berkomitmen menjaga amanah anggota dan RAT. Serta berupaya menjalankan KSPPS TAM Syariah agar memberi manfaat kepada sebanyak-banyaknya manusia,” tandas Suud.

Optimisme juga disampaikan Dewan Pengawas KSPPS TAM Syariah, Hj Zuli Rantauwati. Wanita berhijab ini mendorong pengurus agar senantiasa menjaga kekompakkan, solidaritas, serta kepercayaan.

“Kami juga mendorong untuk menumbuhkan kepercayaan KSPPS TAM Syariah kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dewan Pembina KSPPS TAM Syariah H Novi Rahman Hidhayat menambahkan, pihaknya memiliki tiga strategi untuk semakin mengembangkan koperasi yang didirikan Almarhum H Imam Mukhayat Syah tersebut. Tiga strategi itu antara lain inovasi, penguatan keanggotaan, dan tata kelola yang lebih baik,

Inovasi, kata Novi, yaitu untuk memenangkan persaingan yang semakin kompetitif. Dalam inovasi tersebut, pihaknya akan menerapkan digitalisasi sebagai jawaban terhadap kemajuan teknologi dan tuntutan masyarakat.

Selain digitalisasi, ada pula upaya service excellent. Yaitu dengan kecepatan, ketepatan, kenyamanan, maupun keramahan dalam melayani.

Selanjutnya, yaitu memperluas dan memperbanyak jaringan kantor pelayanan di berbagai pelosok Tanah Air. Perluasan jaringan ini sebagai upaya mendekatkan diri dengan anggota dan masyarakat.

“Sedangkan penguatan keanggotaan adalah upaya kita turut memajukan usaha anggota. Termasuk upaya menambah anggota untuk mau bergabung Bersama kami. Dan tata kelola yang lebih baik adalah upaya manajemen yang efisien, efektif, dan akuntabel,” tambah mantan Bupati Nganjuk ini.

Untuk diketahui, RAT KSPPS TAM Syariah tutup buku tahun 2024 berlangsung di Hotel Shangri-La, Kota Surabaya. Acara dihariri sejumlah tamu undangan. Salah satunya Suwita Melani selaku Staf Khusus Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

Kemudian dari Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur. Termasuk Dinas Koperasi dan UM Kabupaten Nganjuk.

RAT tersebut juga berlangsung hybrid. Karena turut diikuti pula secara daring oleh para pengurus maupun pimpinan di tingkat wilayah, cabang, maupun cabang pembantu.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#berita nganjuk hari ini #radar nganjuk berita hari ini #radar nganjuk