Gagal Panen, Harga Mangga Podang Kediri Mahal. Pedagang Mengeluh Sepi
Habibah Anisa M.• Kamis, 18 September 2025 | 21:02 WIB
Meski sedang musim, harga mangga podang masih mahal
NGANJUK, JP Radar Nganjuk -Seperti tahun-tahun sebelumnya, Mangga podang tengah menjadi buah incaran di musim panen kali ini. Berbeda dengan jenis mangga lain, mangga khas Kediri ini memiliki kulit dominan kuning dengan semburat merah saat matang di pohon. Ciri khas itu membuatnya digemari meski harganya kini terbilang mahal.
Muhartilah, pedagang mangga di Pasar Banyakan, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, menyebut harga mangga podang saat ini bervariasi. Untuk ukuran kecil dijual Rp 20 ribu per kilogram, ukuran sedang Rp 25 ribu, dan ukuran besar Rp 28 ribu. “Kalau panen biasanya hanya Rp 10 ribu per kilogram,” ujar perempuan 57 tahun yang sudah 20 tahun berjualan mangga ini.
Tingginya harga mangga podang disebabkan banyak petani gagal panen. Saat pohon mulai berbunga, cuaca masih musim hujan sehingga bunga banyak rontok. Akibatnya, hasil panen berkurang drastis. “Mangga podang setahun panen dua kali, Agustus dan November,” jelasnya.
Harga yang melambung ini berdampak pada sepinya pembeli. Dalam sehari, Murhatilah hanya mampu menjual sekitar 50 kilogram mangga. Padahal, ia sudah membuka lapaknya sejak pagi pukul 08.00 hingga malam pukul 21.00 WIB. Buah yang ia jual mayoritas didapat dari Desa Bukaan, Kecamatan Tarokan.
Selain mangga podang, lapak Murhatilah juga menyediakan jenis mangga lain. Di antaranya mangga gadung dengan harga Rp 20 ribu–Rp 30 ribu per kilogram, mangga golek Rp 20 ribu–Rp 25 ribu per kilogram, dan mangga manalagi Rp 15 ribu–Rp 25 ribu per kilogram.