Berdasarkan pantauan pasar terakhir, Bitcoin diperdagangkan di kisaran $89.700, turun sekitar 1,2% dalam 24 jam terakhir. Minimnya pergerakan harga atau volatilitas ini mencerminkan fase konsolidasi yang lebih luas, di mana meja perdagangan institusional mulai mengurangi aktivitas mereka menyambut musim liburan.
Dengan likuiditas yang kian menipis dan selera risiko investor yang mereda, para pelaku pasar tampaknya enggan mengambil posisi spekulatif baru (directional bets) dalam waktu dekat.
Bayang-bayang Koreksi Oktober
Pergerakan harga yang cenderung sideways (mendatar) saat ini merupakan buntut dari koreksi tajam yang terjadi pasca level tertinggi bulan Oktober lalu. Sebagai catatan, pada 10 Oktober 2025, Bitcoin sempat diperdagangkan di atas $113.000 sebelum aksi jual besar-besaran (sell-off) mereset ekspektasi pasar.
Penurunan drastis tersebut telah menumbuhkan sikap yang lebih hati-hati (defensif) di kalangan investor, terutama saat pasar memasuki periode akhir tahun yang secara historis memiliki likuiditas rendah.
Kelelahan Institusional
Data on-chain dan derivatif mendukung pandangan bahwa partisipasi pasar terus melemah sepanjang kuartal terakhir. Laporan terbaru dari Glassnode menunjukkan adanya penurunan aktivitas perdagangan dari November hingga Desember, disertai dengan ekspektasi volatilitas yang terus menyusut menuju akhir tahun.
"Kontraksi volume mencerminkan posisi pasar yang lebih defensif secara keseluruhan, dengan aliran modal yang minim untuk menyerap volatilitas atau menopang pergerakan harga yang signifikan," tulis laporan Glassnode.
Senada dengan data tersebut, Markus Thielen, analis dari 10x Research, menyoroti adanya tanda-tanda "kelelahan institusional" (institutional fatigue). Meskipun arus masuk (inflow) ke ETF Bitcoin Spot sempat deras di awal tahun, alokasi tersebut belum mampu diterjemahkan menjadi kenaikan harga yang berkelanjutan saat ini. Dana-dana besar cenderung melakukan de-risking (mengurangi risiko) dan menutup buku menjelang pergantian tahun.
Menunggu Katalis Tahun Baru
Dengan partisipasi ritel yang juga masih lesu, para analis sepakat bahwa kondisi saat ini belum mendukung terjadinya breakout atau lonjakan harga yang berarti. Bahkan sikap netral The Fed terkait suku bunga baru-baru ini gagal menjadi pemicu masuknya kembali posisi institusional.
Untuk saat ini, Bitcoin diprediksi akan tetap bergerak range-bound. Para pedagang dan investor memilih sikap wait and see, menunggu sinyal pasar yang lebih jelas dan kembalinya likuiditas yang lebih dalam pada Tahun Baru mendatang.
Editor : Miko