Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Disperindag Nganjuk Sidak Pangkalan Elpiji

Karen Wibi • Jumat, 17 April 2026 | 19:30 WIB
Disperindag Nganjuk melakukan sidak di salah satu pangkalan elpiji yang terletak di Kecamatan Wilangan
Disperindag Nganjuk melakukan sidak di salah satu pangkalan elpiji yang terletak di Kecamatan Wilangan

 

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk bergerak cepat menangani kabar kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) di Nganjuk. Kemarin (16/4) Disperindag Nganjuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa pangkalan elpiji di Kabupaten Nganjuk.

Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro. Ada dua tempat yang dikunjungi oleh rombongan. Pertama adalah pangkalan elpiji yang berada di Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan. Sedangkan yang kedua adalah pangkalan elpiji di Desa Kwagean, Kecamatan Loceret. “Petugas gabungan dari Disperindag Nganjuk dan Polres Nganjuk langsung mengecek ketersediaan elpiji di lapangan,” ujar Kepala Disperindag Kabupaten Nganjuk Sri Handariningsih kepada wartawan koran ini.

Handariningsih menerangkan, sebelumnya Disperindag Nganjuk mendapat banyak laporan dari masyarakat. Laporan itu menerangkan tentang kondisi kelangkaan elpiji di Nganjuk. Menanggapi laporan itu, kemarin, petugas gabungan langsung terjun ke lapangan.

Petugas gabungan langsung melakukan sidak pada dua titik. Hasilnya, Handariningsih mengatakan, kelangkaan elpiji di Nganjuk sudah teratasi. Beberapa waktu lalu, pihak Pertamina sudah melakukan penambahan stok elpiji di pangkalan. “Hasil dari sidak hari ini (kemarin, Red), tidak ada kelangkaan pada elpiji di Nganjuk,” tambahnya.

Petugas tidak hanya mengecek ketersediaan elpiji di lapangan. Namun juga melihat harga elpiji terbaru. Hasilnya harga elpiji di pangkalan resmi masih sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah. Yakni, Rp 18 ribu. “Kalau ada harga elpiji di atas rata-rata pasti yang dijual di pengecer tidak resmi. Bukan di pangkalan,” tandasnya.

Lebih lanjut, menurut Bu Han, masih ada kemungkingan kelangkaan elpiji di Nganjuk. Salah satu penyebabnya karena penggunaan elpiji 3 kg atau elpiji subsidi yang tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, Handariningsih mewanti-wanti kepada masyarakat untuk menggunakan elpiji subsidi sesuai dengan kebutuhan. “Kami akan awasi proses disribusi elpiji subsidi agar tepat sasaran,” imbuhnya. (wib/tyo)

 

Editor : Karen Wibi
#disperindag nganjuk #elpiji melon #elpiji 3 kg #Kabupaten Nganjuk