Mengintip Bazar Ngronggot Nganjuk, Belanja di Stan SLB Al Khariq Bonus Bahasa Isyarat

rekian • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 02:30 WIB
Ainun, Guru SLB Al Khari memeragakan bahasa isyarat kepada Camat Ngronggot Mohamad Makrup dan istrinya.
Ainun, Guru SLB Al Khariq memeragakan bahasa isyarat kepada Camat Ngronggot Mohamad Makrup dan istrinya.(Foto: Rekian)

NGRONGGOT, radarnganjuk.jawapos.com– Ribuan pengunjung tumpah ruah di Bazar Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk.

Mereka menyerbu berbagai dagangan yang disajikan di setiap stan dengan harga yang cukup ramah di kantong.

Baca Juga: Persenga Nganjuk Gaet Suporter dengan Ikuti Bazar di Gambirejo

Mulai dari makanan ringan, sembako, minuman seperti jamu dan jus, hingga perkakas rumah tangga, semua tersedia di ajang tahunan ini.

Namun, yang paling menarik perhatian dari 46 stan yang berjualan adalah stan milik SLB Al Khariq.

Baca Juga: DPMD Ajak Masyarakat Kobarkan Gotong Royong dengan Bazar dan Cek Kesehatan

Bukan hanya karena dagangannya, tetapi karena ada pengalaman istimewa yang ditawarkan yaitu bagi siapa pun yang berbelanja di stan tersebut, mereka bisa mendapatkan bonus belajar bahasa isyarat secara gratis.

"Anak-anak kami memproduksi sendiri minuman teh telang ini," ujar Ainun, salah satu guru SLB Al Khariq yang menjaga stan.

Baca Juga: Ketua DPRD Nganjuk ajak Warga Ramaikan Bazar Murah Festival Ramadan

Dengan penuh semangat, ia dan para siswa tunarungu memperkenalkan produk minuman sehat buatan mereka sekaligus mengajak pengunjung berkomunikasi dengan bahasa isyarat.

Rombongan forum pimpinan kecamatan pun beramai-ramai mampir ke Stan SLB Al Khariq.

Baca Juga: MUI Nganjuk Gelar Bazar sebagai Ajang Promosi Produk Halal dan Syariah

Mereka tidak hanya mencicipi es teh daun telang, tetapi juga antusias belajar bahasa isyarat.

Camat Ngronggot, Mohamad Makrup, bersama istri tampak serius mengikuti gerakan tangan yang diajarkan oleh para siswa.

Baca Juga: Wakil DPRD Nganjuk Luruskan Polemik Wisata Gedang Sewu! Endah: Bukan Protes Biasa, Tanda Putus Asa Warga Ngronggot

"Alhamdulillah, pengunjungnya ramai. Ini komitmen kami untuk memajukan UMKM," ujar Makrup.

Ia juga menyampaikan bahwa total peserta bazar mencapai 46 stan, berasal dari berbagai kalangan, mulai dari lembaga pendidikan, kesehatan, perangkat desa, hingga organisasi tingkat kecamatan.

Baca Juga: Dosen Universitas PGRI Mpu Sindok Perkuat Produksi UMKM Sri Widodo melalui Teknologi Tepat Guna

Bazar Ngronggot tahun ini tidak hanya menjadi ajang belanja murah, tetapi juga ruang inklusi yang mempererat kebersamaan antara warga dan komunitas berkebutuhan khusus. 

Pelaksanaan bazar ini hanya dilaksanakan selama satu hari pada Sabtu (22/8). Dimulai pukul 16.00 hingga selesai.

Editor : rekian
Bazar Ngronggot bahasa isyarat nganjuk umkm slb