NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Harga brambang mencapai Rp18 ribu per kilogram kemarin. Harga tersebut mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran Rp16 ribu per kilogram.
Hal itu disampaikan Kartini, 56, warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Ngrami, Sukomoro. Dia menyebut, saat ini harga brambang memang mencapai Rp18 ribu per kilogram. Namun, kondisi pasar justru cenderung sepi karena sedang memasuki masa panen raya. “Sebelumnya Rp16 ribu, sekarang Rp 18 ribu,” ujar Kartini.
Menurutnya, melimpahnya brambang saat panen raya membuat penyerapan di pasaran tidak terlalu cepat. Bahkan, satu karung brambang tidak habis terjual kemarin. “Satu karung saja kadang nggak habis,” katanya.
Kartini menyebut, satu karung brambang yang dijualnya memiliki berat sekitar 72 kilogram. Dengan harga Rp18 ribu per kilogram, nilai satu karung mencapai sekitar Rp1,29 juta.
Meski harga mengalami kenaikan, sepinya pasar membuat perputaran penjualan brambang tidak terlalu cepat. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri di tengah melimpahnya pasokan selama panen raya. Dia berharap, kondisi pasar segera kembali ramai sehingga brambang yang tersedia dapat terjual lebih cepat. (nov/tyo)
Editor : rekian