Berita Seputar Nganjuk Hukum & Kriminal Politik & Pemerintahan Peristiwa Olahraga Opini Seni & Budaya Wisata & Kuliner Gaya Hidup Khazanah Kesehatan

Raup Omzet Rp 4 Juta Sehari, Umi Asih Penjual Cilok Viral di Kota Angin

Habibah Anisa M. • Minggu, 21 September 2025 - 11:17 WIB

PENGUSAHA ANDAL: Umi Asih menunjukkan cilok yang siap dimasak. Dia meraup Rp 4 juta dalam sehari.
PENGUSAHA ANDAL: Umi Asih menunjukkan cilok yang siap dimasak. Dia meraup Rp 4 juta dalam sehari.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Siapa bilang jualan cilok rumahan tidak menjanjikan? Umi Asih, warga Dusun Ringinrejo, Desa Gondanglegi, Kecamatan Prambon, membuktikan sebaliknya. Dari usaha cilok rumahan, ia mampu meraup omzet hingga Rp 4 juta per hari, baik dari penjualan langsung maupun pesanan online.

Usaha ini berawal pada 2019. Awalnya, Umi hanya menjual es, makanan ringan, dan sosis goreng di teras rumah berukuran 4x6 meter. Baru pada 2020, ia mencoba membuat cilok untuk konsumsi keluarga. Tak disangka, rasanya digemari tetangga hingga akhirnya ia fokus berjualan cilok.

Baca Juga: Tukang Pijat Penghafal Alquran yang Berjuang Hidupi Kakak dan Adik

Saat awal merintis, Umi hanya membuat 1 kilogram cilok per hari dengan omzet sekitar Rp 250 ribu. Namun, berkat ketekunan dan inovasi, kini ia mampu memproduksi hingga 15 kilogram per hari. Bahkan untuk pesanan jastip, produksinya bisa tembus 50–60 kilogram dalam sehari.

“Dulu manual pakai tangan, sekarang pakai mesin penggiling supaya lebih cepat,” ujar Umi, yang kini menyediakan berbagai varian cilok, mulai dari original, tahu, pangsit, hingga isian kubis.

Pendapatan yang meningkat membuat Umi bisa membeli peralatan produksi, menambah kanopi di halaman, hingga merenovasi rumahnya. Harga cilok buatannya pun bervariasi, mulai Rp 5 ribu hingga Rp 50 ribu per bungkus.

Muktiara, salah satu pelanggan dari Kediri, mengaku ketagihan. “Rasanya gurih, ada isiannya tetelan dan gajih. Enak banget,” tuturnya.

Editor : Miko
#omzet #jutaan rupiah #cilok #nganjuk #viral #KOTA ANGIN