Perjalanan hidup AKP Afandy Dwi Takdir penuh lika-liku sebelum akhirnya dipercaya menjadi Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Nganjuk. Pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan, 28 Desember 1991 itu tumbuh di keluarga yang menjunjung tinggi nilai kehormatan, keberanian, dan semangat juang tinggi. Semangat tak pernah menyerah itu yang mengantarkan Afandy menjadi Kasatlantas Polres Nganjuk saat ini.
Menjadi polisi bukanlah cita-cita Afandy. Anak kedua dari lima bersaudara tersebut justru ingin mengikuti jejak sang ayah. Yaitu, menjadi pedagang sukses. Apalagi, sang ayah, Takdir, dan ibunya Harjunah telah membesarkannya dengan budaya berdagang yang kuat. Jiwa tersebut juga diwarisi dari sang kakek, Salam, seorang tentara pada era kemerdekaan yang dikenal sebagai pejuang sekaligus pedagang.
Selain berdagang, Afandy juga sempat memiliki keinginan menjadi dokter. Hal itu terinspirasi dari sang ibu yang dulu bercita-cita menjadi dokter, namun tidak terwujud. “Saya juga sempat ingin menjadi dokter karena ibu saya dulu bercita-cita menjadi dokter tapi tidak kesampaian. Eh, saya malah mendapat istri dokter,” ucapnya.
Perjalanan Afandy menjadi polisi pun tidak instan. Sebagai alumni SMAN 1 Ulaweng, dia menjadi lulusan pertama sekolahnya yang berhasil menembus Akademi Kepolisian (Akpol).
Namun, keberhasilan itu didapat melalui perjuangan panjang. Ia beberapa kali gagal sebelum akhirnya berhasil lolos. Hal ini karena Afandy tidak mau menyerah saat gagal. “Alhamdulillah saya adalah alumni SMAN 1 Ulaweng yang pertama masuk dan lolos Akpol. Untuk lolos di Akpol pun penuh perjuangan yang berat. Saya daftar Akpol 2009, gagal pantukhir daerah, daftar Bintara 2010 gagal di perankingan. Terus daftar Akpol 2010 gagal di parade pantukhir. Tidak putus asa saya daftar lagi Bintara 2011, tapi tidak melanjutkan tes. Dan, terakhir daftar Akpol 2011 akhirnya terpilih dan lolos,” kenang bapak dua anak tersebut.
Pada 2015, Afandy resmi menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda) dan memulai karier sebagai perwira Polri. Ia kemudian terus mengembangkan kemampuan dengan melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2020.
Dalam perjalanan dinasnya, Afandy telah menjalani berbagai penugasan. Mulai dari Korps Brimob, Danki Kompi, hingga Paurprogar Urren Men Ii.
Sebelum dipercaya memimpin Satlantas Polres Nganjuk, Afandy pernah menjabat sebagai Kasatlantas Polres Kediri Kota pada 2024. Setelah itu, ia mendapat amanah sebagai Paur Samsat Surabaya Selatan sejak Desember 2025 hingga Mei 2026.
Kini, AKP Afandy Dwi Takdir kembali dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Kasatlantas Polres Nganjuk. (nov/tyo)
Editor : rekian