Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Diet Tanpa Kesiksa? Kenalan dengan Metode 80/20!

Internship Radar Kediri • Senin, 1 September 2025 - 17:02 WIB
Ilustrasi Aturan Diet 80/20
Ilustrasi Aturan Diet 80/20

JP RADAR NGANJUK-Dalam dunia kesehatan dan nutrisi, menjaga pola makan sering terdengar menakutkan bagi sebagian orang. Banyak yang merasa harus mengorbankan makanan favorit demi hidup sehat. Nah, diet 80/20 hadir sebagai solusi praktis untuk tetap sehat tanpa merasa terlalu ketat.

Apa Itu Diet 80/20?

Diet 80/20, atau kadang disebut The 80/20 Rule, merupakan prinsip pola makan yang menekankan 80% konsumsi makanan sehat dan 20% sisanya boleh makanan bebas, termasuk yang dianggap “cheat meal” atau makanan tinggi gula dan lemak. Konsep ini diperkenalkan oleh ahli gizi dan penulis buku Intuitive Eating, Evelyn Tribole dan Elyse Resch, sebagai pendekatan yang lebih realistis dibanding diet ketat.

Dengan pola ini, seseorang tetap bisa menikmati makanan favoritnya tanpa merasa bersalah, selama mayoritas asupan hariannya tetap sehat dan bergizi. Jadi, diet ini fokus pada konsistensi jangka panjang, bukan sekadar pembatasan sesaat.

Baca Juga: Mitos vs Fakta Diet Keto: Tren Hits yang Bikin Banyak Orang Salah Paham

Prinsip Utama Diet 80/20

1. 80% Makanan Bernutrisi Tinggi

Sayuran, buah-buahan, biji-bijian, protein sehat, dan lemak baik menjadi inti pola makan. Contoh: sarapan oatmeal dengan buah, makan siang salad dengan ayam panggang, dan makan malam ikan dengan sayuran kukus.

2. 20% Makanan Bebas

Boleh berupa cokelat, pizza, es krim, atau camilan favorit lainnya. Asalkan tidak melebihi porsi 20%, ini tetap seimbang dan tidak mengganggu kesehatan.

Manfaat Diet 80/20

Baca Juga: Gagal Diet Terus? Intip Perbandingan Diet Mediterania dan Intermittent Fasting yang Wajib Kamu Tahu!

Tips Menjalani Diet 80/20

Diet 80/20 bukan sekadar cara makan, tetapi filosofi pola makan fleksibel, realistis, dan berkelanjutan. Dengan prinsip ini, kita tetap bisa menikmati makanan favorit tanpa mengorbankan kesehatan. Kuncinya adalah menjaga keseimbangan: mayoritas asupan tetap sehat, sementara sebagian kecil bisa memberi ruang bagi kesenangan.

Baca Juga: Susu Kedelai: Solusi Diet Alami yang Sering Diremehkan

 

Penulis: Redinta Rachma Ayshafa - Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya

Editor : Jauhar Yohanis
#metode #buah #diet #realistis #makanan #sayur #fleksibel