JP RADAR NGANJUK - Tindakan orang lain adalah sesuatu yang tidak bisa kita kontrol. Tetapi tidak jarang kita merasa sakit hati ketika tidak dianggap atau tidak dipedulikan. Sebuah contoh kecil, ketika kamu tidak diikutsertakan dalam sebuah percakapan, kamu merasa tidak terkoneksi dengan lingkungan sosial. Meskipun sudah berusaha sekuat tenaga, orang lain tidak pernah menganggap dirimu ada. Kamu mulai mempertanyakan diri sendiri, apakah aku terlalu buruk, apakah aku antisosial, atau apakah aku memang tidak pantas berada di antara mereka?
Tindakan dan perilaku orang lain memang tidak bisa kita kontrol, tetapi kita bisa mengontrol respon dan pikiran kita terhadap lingkungan. Ini beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk mengikis rasa minder dan terasing.
1. Sadari bahwa itu bukan cerminan dirimu
Ketika seseorang mengabaikanmu secara nyata, jangan langsung menyimpulkan bahwa kamu tidak berharga. Tindakan mereka lebih mencerminkan karakter atau suasana hati mereka, bukan nilai dirimu. Berhenti merasa rendah dan tidak pantas dan berhenti menghakimi diri sendiri.
2. Fokus pada responmu, bukan perilaku orang lain
Kamu tidak bisa mengontrol siapa yang memanggil atau menyapa. Tapi kamu bisa memilih bagaimana bereaksi. Tetap tenang, percaya diri, dan tidak membiarkan perlakuan itu menurunkan harga dirimu.
3. Bangun dan latih self-worth
Latih self-worth agar tidak mudah runtuh karena perlakuan orang lain. Temukan nilai dari dalam dirimu. Apresiasi prestasi sehari-hari, kenali kelebihanmu, dan ucapkan afirmasi positif. Hal ini membantu membangun mental kita agar tidak mudah terpengaruh dengan perilaku orang lain.
4. Pilih lingkungan yang menghargaimu
Kalau pengalaman diabaikan terus terjadi di satu kelompok, pertimbangkan untuk mencari teman atau komunitas yang lebih suportif. Lingkungan yang menghargai keberadaanmu akan membantu memperkuat rasa percaya diri dan keterhubungan sosial.
Merasa tidak dianggap atau terasing memang menyakitkan, tapi bukan berarti kamu tidak berharga. Dengan mengubah pola pikir, fokus pada responmu, dan membangun self-worth dari dalam, rasa terasing perlahan bisa berkurang. Ingat, tindakan orang lain bukan ukuran nilaimu. Kamu tetap berharga apa pun yang terjadi di sekitarmu.
Baca Juga: Impostor Syndrome: Perang Diam Diam dengan Rasa Minder
Widia Isnaini Rochmatun Nikmah - Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya
Editor : Jauhar Yohanis