Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Jadi Favorit Warga Nganjuk untuk Berbuka Puasa, Begini Sejarah Es Teler

Syahrul Andry Wahyudi • Kamis, 6 Maret 2025 | 20:48 WIB
Es Teler jadi favorit takjil warga Nganjuk.
Es Teler jadi favorit takjil warga Nganjuk.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Umat Muslim di berbagai penjuru dunia sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan. Begitu pula dengan umat Muslim di Indonesia.

Dengan iklim tropis, umat Muslim di Indonesia kebanyakan berbuka puasa dengan menggunakan minuman yang manis. Ada berbagai pilihan minuman manis untuk berbuka.

Seperti es teh, es jus, dan sebagainya. Belakangan, es teler sedang naik daun.

Banyak masyarakat yang menyukainya. Bahkan, sekarang banyak ditemui penjual es teler dadakan.

Hal ini membuktikan bahwa es teler sedang digandrungi masyrakat. Khususnya sebagai takjil untuk berbuka puasa.

Namun tahukah Anda, bahwa es teler memiliki sejarah dan asal-usulnya. Berikut penjelasannya.

Es teler merupakan minuman yang berisi potongan buah. Seperti alpukat, kelapa muda, dan nangka yang dipakudan dengan sirup. Kemudian ditambah santan kelapa, susu kental manis, dan es serut.

Dikutip dari berbagai sumber, sejarah es teler bermula saat Tukiman Darmowijono dan Samijem Darmowijono, warga asli Solo, berjualan es campur pada sebuah gerobak di daerah Jalan Semarang, Jakarta Pusat. Keduanya adalah peracik es teler pertama kali.

Tukiman dan Samijem datang ke Jakarta untuk mengadu nasib. Awalnya mereka hanya bekerja serabutan.

Termasuk menjual rokok dan jamu. Lalu mereka mulai berjualan es campur.

Usaha es capur keduanya mendapat sambutan positif. Setiap hari laris oleh pembeli dari berbagai kalangan.

Kemudian sekitar tahun 1976, ada mahasiswa yang membeli es campur di tempat Tukiman dan Samijem. Namun, mahasiswa itu hanya menginginkan isian buah alpukat, nangka, dan kelapa muda.

Rasa es campur tersebut akhirnya berhasil menggoyang lidah mahasiswa itu. Saking begitu merasa enak meminumnya seakan teler, mahasiswa tersebut mengusulkan memberi nama minuman tersebut dengan es teler.

Akhirnya, dari situ, nama es teler muncul. Kemudian mulai dikenal dan populer.

Sejak saat itu, bisnis es teler milik Tukiman dan Samijem semakin berkembang. Bahkan penggemarnya semakin bertambah.

Hingga akhirnya berdirilah kedai Es Teler Sari Mulia Asli, salah satu legenda kuliner yang berada di kawasan Metropole XXI Cikini, Jakarta Pusat.

Saking populernya, akhirnya semakin banyak yang meniru ide jualan minuman tersebut. Bahkan terus berkembang hingga saat ini.

Saat ini, banyak penjual yang membuat inovasi dan variasi es teler agar penggemarnya semakin dimanjakan. Misalnya seperti memadukannya dengan buah durian bahkan parutan keju.

Selain itu, es teler juga dapat divariasikan dengan isian lain. Seperti cincau, kolang kaling, agar-agar, melon, roti, dan sebagainya.

Es teler sangat cocok dinikmati saat udara sedang panas. Bahkan menjadi salah satu menu favorit saat berbuka puasa di bulan Ramadan seperti saat ini.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#menu buka puasa #takjil #radar nganjuk #es teler