JP Radar Nganjuk - Burung Emprit Kaji, atau dikenal juga dengan sebutan Bondol Haji, merupakan salah satu burung kecil yang banyak ditemukan di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Selain dikenal karena warna kepala putihnya yang menyerupai peci, burung ini juga punya keunikan dari segi tempat hidupnya. Habitat utama Emprit Kaji adalah area persawahan.
Burung ini sangat menyukai ladang padi, terutama ketika musim panen tiba. Di sana, mereka mencari biji-bijian yang tersisa atau jatuh, menjadikan area pertanian sebagai tempat favorit mereka untuk mencari makan.
Karena kebiasaannya memakan padi, Emprit Kaji sering dianggap sebagai hama oleh para petani.
Mereka biasanya datang berkelompok dan dalam jumlah besar, sehingga cukup meresahkan.
Namun di sisi lain, kehadiran mereka juga menunjukkan ekosistem sawah yang sehat dan alami.
Tak hanya di sawah, burung ini juga dapat ditemukan di padang rumput yang luas. Tempat seperti ini menyediakan banyak tanaman liar yang menghasilkan biji, serta cukup terbuka bagi burung untuk mencari makanan sambil tetap waspada terhadap pemangsa.
Selain padang rumput, Emprit Kaji juga menyukai daerah rawa yang ditumbuhi ilalang atau semak-semak. Lingkungan yang lembap dan rimbun memberi mereka tempat berlindung yang aman, terutama untuk bertengger dan beristirahat saat malam.
Menariknya, burung ini tidak hanya hidup di dataran rendah. Mereka bisa ditemukan hingga ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut.
Itu artinya, Emprit Kaji adalah spesies yang sangat adaptif terhadap berbagai kondisi lingkungan, mulai dari pesisir hingga perbukitan.
Tepi hutan dan area kebun yang terbuka juga menjadi tempat tinggal alternatif. Mereka senang berada di lokasi yang tidak terlalu lebat, sehingga tetap bisa bergerak bebas.
Kadang-kadang, mereka juga muncul di lingkungan perkampungan, terutama jika tersedia makanan.
Habitat Emprit Kaji cenderung berpindah-pindah, tergantung musim dan ketersediaan makanan.
Mereka hidup berkoloni dan akan berpindah ke tempat yang lebih kaya sumber daya saat tempat sebelumnya mulai kekurangan.
Ini menjadikan mereka burung yang dinamis dan mudah beradaptasi. Dengan penyebaran yang luas dan kemampuannya hidup di berbagai kondisi, burung Emprit Kaji tetap menjadi bagian penting dari ekosistem.
Meski kadang merugikan petani, keberadaan mereka juga mengingatkan kita akan pentingnya menjaga keseimbangan antara alam dan aktivitas manusia.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira