Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Hasil Survei: Hanya 29% Pria Indonesia yang Memilih Bertahan Tanpa Rokok

Elna Malika • Kamis, 10 April 2025 | 20:59 WIB
Ilustrasi Rokok
Ilustrasi Rokok

JP Radar Nganjuk - Survei terbaru menunjukkan bahwa hanya 29% laki-laki di Indonesia yang tidak merokok, sementara 71% lainnya tercatat sebagai perokok aktif. Angka ini diperkirakan dari tren data sebelumnya, seperti Statista 2020 yang melaporkan 71,4% laki-laki usia 15 ke atas merokok, menandakan sulitnya mengurangi kebiasaan ini di Tanah Air.

Angka tersebut juga bersumber dari Global Adult Tobacco Survey (GATS) 2021 oleh Kementerian Kesehatan RI dan WHO, yang mencatat 65,5% laki-laki dewasa merokok. Proyeksi 71% untuk 2025 didasarkan pada kenaikan bertahap dari Riskesdas 2018 (62,9%) dan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, walau data pasti untuk tahun ini belum ada.

Kebiasaan merokok bertanggung jawab atas lebih dari 300 ribu kematian tahunan di Indonesia, terkait penyakit seperti kanker paru-paru dan gangguan jantung. Belum lagi, biaya untuk membeli rokok sering kali menggerus keuangan keluarga, khususnya di kalangan ekonomi lemah.

Pandangan bahwa merokok melambangkan kejantanan atau bagian dari bersosialisasi jadi faktor utama tingginya angka ini. Harga rokok yang murah dan promosi yang masih gencar juga memperburuk keadaan.

rokBaca Juga: Sama namun Berbeda, Intip Perbedaan Antara Rokok dan Cerutu, Jangan sampai Kecele

Meski begitu, 29% laki-laki yang bebas dari rokok menandakan ada harapan. Mereka biasanya memilih gaya hidup sehat karena alasan pribadi atau dorongan lingkungan positif.

Kelompok ini kerap mendapat stigma sosial, tapi keberadaan mereka menawarkan inspirasi. Mereka jadi bukti bahwa hidup tanpa tembakau bukan hal yang mustahil.

Pemerintah didorong untuk memperkuat aturan, seperti menaikkan tarif rokok dan menambah zona bebas asap. Edukasi untuk anak muda juga krusial demi mencegah perokok baru.

Jika semua pihak berkontribusi, persentase 29% ini berpotensi naik. Keputusan untuk tidak merokok bisa jadi awal menuju masyarakat yang lebih sehat.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#survei #rokok #radar nganjuk #indonesia #pria #KOTA ANGIN