JP Radar Nganjuk- Mengenali perbedaan antara Eau de Toilette (EDT), Eau de Parfum (EDP), dan Extrait de Parfum sangat penting agar Anda bisa memilih parfum yang sesuai dengan selera dan kebutuhan.
Setiap jenis parfum ini memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari segi konsentrasi, aroma, daya tahan, hingga harga.
Eau de Toilette (EDT) memiliki konsentrasi minyak parfum sekitar 5-15%.
Parfum ini menawarkan aroma yang lebih ringan dan segar, membuatnya cocok digunakan untuk kegiatan sehari-hari atau saat cuaca panas.
Daya tahannya biasanya lebih pendek, sekitar 3-4 jam.
Dengan kandungan minyak parfum yang lebih rendah, EDT biasanya dijual dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan jenis parfum lainnya.
Sementara itu, Eau de Parfum (EDP) memiliki kandungan minyak parfum yang lebih tinggi, yakni sekitar 15-20%.
Parfum ini dikenal dengan aroma yang lebih kaya dan intens, menjadikannya pilihan yang tepat untuk acara formal atau malam hari.
Daya tahannya pun lebih lama, berkisar antara 5-8 jam.
Karena kualitas dan ketahanan aromanya, EDP umumnya lebih mahal dibandingkan EDT.
Extrait de Parfum atau Pure Parfum adalah jenis parfum dengan konsentrasi minyak parfum tertinggi, yaitu sekitar 20-40%.
Dengan kandungan yang sangat pekat, parfum ini menghasilkan aroma yang sangat kuat dan tahan lama.
Hanya sedikit yang dibutuhkan untuk memberikan wangi yang intens.
Parfum ini bisa bertahan lebih dari 24 jam, menjadikannya ideal untuk acara spesial atau malam hari.
Karena konsentrasi dan bahan yang digunakan, Extrait de Parfum biasanya memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan EDT dan EDP.
Penulis: Effa Desiana Hidayah
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira