JP Radar Nganjuk - Berikut ini beberapa fakta dan mitos seputar mimpi yang sering dibicarakan:
FAKTA tentang mimpi:
1. Semua orang bermimpi
Bahkan orang yang mengaku tidak pernah bermimpi, sebenarnya tetap bermimpi saat tidur—mereka hanya tidak mengingatnya.
2. Mimpi terjadi selama fase REM (Rapid Eye Movement)
Fase ini terjadi sekitar 90 menit setelah kita mulai tidur dan ditandai dengan aktivitas otak yang tinggi, hampir seperti saat bangun.
3. Kita hanya mengingat sebagian kecil mimpi
Biasanya hanya mimpi terakhir sebelum bangun yang bisa kita ingat. Sisanya hilang dalam hitungan menit.
4. Mimpi bisa mencerminkan kondisi psikologis
Stres, kecemasan, atau pengalaman tertentu bisa muncul dalam bentuk simbolik di dalam mimpi.
5. Beberapa orang bisa mengalami lucid dream
Ini adalah kondisi di mana seseorang sadar bahwa dia sedang bermimpi dan bahkan bisa mengendalikan mimpi tersebut.
MITOS tentang mimpi:
1. Mimpi adalah ramalan masa depan
Ini mitos yang paling umum. Tidak ada bukti ilmiah bahwa mimpi bisa memprediksi kejadian nyata, meskipun kadang terasa seperti itu karena kebetulan.
2. Jika kamu mati dalam mimpi, kamu akan mati di dunia nyata
Banyak orang bermimpi meninggal dan tetap bangun dengan selamat. Jadi, ini jelas mitos.
3. Bermimpi tentang seseorang berarti orang itu sedang memikirkanmu
Ini lebih ke kepercayaan populer. Faktanya, otak kita bisa memasukkan wajah atau tokoh dalam mimpi tanpa alasan spesifik.
4. Mimpi buruk hanya dialami anak-anak
Orang dewasa juga bisa mengalami mimpi buruk, terutama saat mengalami stres, trauma, atau gangguan tidur.
tidutBaca Juga: Jenis Musik Ini Dipercaya bisa Bikin Nyenyak Tidur, Apa Saja itu?
5. Hewan tidak bermimpi
Salah! Banyak penelitian menunjukkan bahwa mamalia (seperti anjing dan kucing) juga bermimpi, terlihat dari gerakan tubuh dan otaknya saat tidur REM.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira