Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Perjuangan King Abdi Melawan Pengkhianatan dalam Industri Kuliner

Elna Malika • Rabu, 16 April 2025 | 03:15 WIB
Perjuangan King Abdi Melawan Pengkhianatan dalam Industri Kuliner
Perjuangan King Abdi Melawan Pengkhianatan dalam Industri Kuliner

JP Radar Nganjuk - Amrizal Nuril Abdi, yang lebih dikenal sebagai King Abdi, mantan kontestan MasterChef Indonesia, baru-baru ini mengungkapkan pengalaman pahitnya di dunia bisnis kuliner.

Dalam sebuah podcast di kanal YouTube Kasisolusi, ia menceritakan bagaimana dirinya tersingkir dari bisnis restoran bebek yang telah ia bantu kembangkan hingga memiliki 11 cabang. Kisah ini menjadi sorotan publik, memicu spekulasi dan diskusi luas di media sosial.

King Abdi, yang dikenal sebagai otak di balik kesuksesan kuliner artis seperti Babe Cabita dengan Dadar Beredar, Vicky Nitinegoro dengan Sego Tempong Negoro, dan Ivan Gunawan dengan Nasi Kulit Maigun, mengaku pernah menjadi korban janji manis seorang mitra bisnis.

Awalnya, ia hanya diminta memasak dan dijanjikan bagian keuntungan sebesar 5%. Namun, saat bisnis mulai berkembang, ia justru didepak melalui panggilan telepon. “FnB itu 80% pengkhianatan, 20% kejujuran,” ungkapnya, mencerminkan kerasnya dunia kuliner yang ia alami.

Meski tidak menyebut nama secara langsung, warganet menduga kisah ini terkait dengan restoran Bebek Carok, yang dimiliki oleh komika Tretan Muslim dan istrinya, Rinda Rizqi Veani.

Spekulasi ini menguat setelah komentar netizen dan pernyataan Tretan Muslim di kolom YouTube Kasisolusi, yang menyatakan akan meluruskan fakta untuk menghindari fitnah. “Wah rame juga ya, oke saya akan luruskan fakta sebenarnya nanti,” tulis Tretan, menyinggung soal narasi sepihak.

King Abdi menegaskan bahwa ia memiliki bukti atas kontribusinya, termasuk resep bebek yang menjadi andalan restoran tersebut. “Saya buktikan dengan bikin resepnya, orang langsung bilang rasanya sama,” katanya, menjawab tudingan bahwa ia hanya mengklaim tanpa dasar.

Meski mengalami kekecewaan, ia tetap menyalurkan sebagian keuntungan yang diterimanya untuk membeli Al-Qur’an dan membagikannya kepada masyarakat, menunjukkan sisi filantropisnya.

Kisah ini bukanlah yang pertama bagi King Abdi dalam menghadapi tantangan di dunia kuliner. Pada September 2024, ia melaporkan akun Google yang memberikan ulasan negatif tidak bertanggung jawab terhadap usaha ceker pedasnya di Malang.

Didampingi rekan-rekannya, ia membawa kasus tersebut ke Satreskrim Polresta Malang Kota, menunjukkan ketegasannya melawan fitnah.

Dari pengamen jalanan hingga menjadi influencer kuliner dengan lebih dari 2,6 juta pengikut di TikTok, perjalanan King Abdi penuh liku. Ia mulai belajar memasak sejak kelas tiga SD, terinspirasi dari ibunya, dan kini dikenal melalui kanal YouTube Jajan Mercon yang mengulas kuliner pedas.

Meski menghadapi pengkhianatan, ia terus menginspirasi melalui kreativitas dan semangat pantang menyerah, membuktikan bahwa di balik setiap rintangan, ada pelajaran berharga untuk bangkit lebih kuat.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#berita nganjuk hari ini #king abdi #Tretan Muslim #MasterChef Indonesia #bebek carok