Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah Video

Ternyata Ini Alasan Pengendara Kerap Berhenti di Jalur Viaduk Nganjuk saat Kereta Melintas

Redaksi Radar Nganjuk • Kamis, 17 April 2025 | 17:26 WIB
Foto Jalur Viaduk Jalan Diponegoro Nganjuk
Foto Jalur Viaduk Jalan Diponegoro Nganjuk

JP Radar Nganjuk – Pemandangan tak biasa terjadi di Viaduk Jalan Diponegoro, Kabupaten Nganjuk. Saat kereta api melintas di atas viaduk tersebut, sejumlah pengendara di bawahnya justru menghentikan laju kendaraan mereka. Padahal, secara konstruksi, viaduk dirancang agar kendaraan bisa tetap melintas aman di bawahnya meski kereta sedang lewat.

Fenomena ini kerap membuat bingung para pengguna jalan, khususnya mereka yang baru pertama kali melintas di lokasi tersebut. Lalu, apa sebenarnya yang mendorong pengendara berhenti setiap kali kereta melintas?

Dari penelusuran, diketahui bahwa sebagian pengendara mengaku khawatir akan terkena cipratan limbah toilet dari kereta api. Kekhawatiran ini sudah mengakar sejak lama dan menjadi semacam kepercayaan umum di kalangan masyarakat setempat.

Namun, kekhawatiran itu sejatinya sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini. Sejak tahun 2010, PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menerapkan sistem toilet dengan penampungan limbah ramah lingkungan di setiap rangkaian kereta.

Ketentuan ini diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 41 Tahun 2010 yang mewajibkan setiap kereta dilengkapi sistem penampungan, sehingga limbah tidak lagi dibuang langsung ke jalur rel.

Baca Juga: Bukan Guyangan atau Watudandang, Ternyata Ini Desa Terkecil di Kabupaten Nganjuk

Dengan demikian, tidak ada lagi risiko limbah toilet dibuang secara langsung saat kereta melintas di atas viaduk. 

Viaduk Jalan Diponegoro sendiri bukan satu-satunya viaduk yang ada di Kota Angin. Melainkan ada juga di Jl A.R Saleh di Kelurahan Kauman, Kecamatan Nganjuk.

Selain itu, posisi viaduk yang berdekatan dengan simpang empat di bagian utara turut memengaruhi arus lalu lintas. Ketika satu pengendara berhenti karena asumsi tertentu, pengendara lain cenderung ikut berhenti. Akibatnya, kemacetan pun tak terhindarkan.

Situasi ini memperlihatkan bagaimana informasi yang kurang tepat bisa memengaruhi perilaku pengguna jalan dan berdampak pada kelancaran lalu lintas.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak lagi berhenti secara tiba-tiba di bawah viaduk saat kereta melintas. Pemahaman terhadap perkembangan sistem transportasi modern, khususnya kebersihan dan keamanan moda kereta api, perlu terus disosialisasikan.

 

 

Penulis: Aurellsya Jessica Putri Editya, Mahasiswa Magang Universitas Dian Nuswantoro Kediri.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#jalur kereta api #Viaduk #Kereta Api Indonesia. PT KAI #nganjuk #kereta api indonesia