Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Salah Teknik Bisa Bikin Mesin Rontok, Ini Cara Aman Engine Brake di Motor

Miko • Rabu, 23 April 2025 | 21:47 WIB
Photo
Photo

JP Radar Nganjuk - Kalau kamu sedang berkendara di jalur menurun yang curam dan panjang, menggunakan teknik engine brake bisa jadi solusi bijak buat bantu meringankan kerja rem. Dengan cara ini, risiko rem blong atau ngelos akibat panas berlebih (overheat) di kaliper bisa diminimalisir.

Perlu diketahui, rem ngelos biasanya terjadi karena penggunaan rem yang terlalu sering dan dalam waktu lama, terutama saat turun panjang. Tapi jangan asal pakai engine brake ya—kalau salah teknik, bukan cuma rem yang kena, komponen mesin juga bisa jadi korban.

"Engine brake itu sebaiknya digunakan hanya pada kondisi tertentu," kata Muhammad Ali Iqbal, Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta. "Contohnya ketika melewati turunan curam dan panjang, engine brake bisa bantu kerja rem jadi lebih ringan," ujarnya dalam keterangan resmi.

Baca Juga: Beberapa Part Ini Bisa Jadi Penyebab Motor Matic Tiba-tiba Susah Distarter, Wajib Cek!

Tapi ingat, teknik ini tetap harus dilakukan dengan benar. Gear ratio jadi bagian paling rawan rusak kalau kamu asal main engine brake. Salah-salah, komponen penting ini bisa cepat aus, bahkan rontok.

Nah, supaya tetap aman dan motor kamu enggak cepat jebol, yuk pelajari cara engine brake yang benar!

Baca Juga: Profil Jorge Martin, Generasi Emas Asal Spanyol Raih Kemenangan di Moto GP Mandalika 2024

Cara Engine Brake yang Benar di Motor Biar Mesin Enggak Jebol

Supaya teknik engine brake bisa maksimal dan enggak bikin komponen motor jadi korban, berikut ini langkah-langkah yang bisa kamu ikuti:

  1. Turunkan Gigi Secara Bertahap: Jangan langsung pindah dari gigi tinggi ke gigi rendah secara mendadak. Misalnya dari gigi 5 langsung ke 2, ini bisa bikin hentakan keras ke mesin. Turunkan gigi satu per satu, sambil tetap menjaga putaran mesin (RPM) tetap stabil.
  2. Perhatikan RPM Mesin: Pastikan RPM enggak terlalu tinggi saat engine brake dilakukan. Kalau RPM terlalu tinggi, mesin bisa bekerja terlalu keras dan cepat panas. Idealnya, jaga RPM di angka menengah agar pengereman tetap mulus.
  3. Gunakan Rem Secara Ringan: Engine brake bukan berarti rem sepenuhnya ditinggalin. Tetap kombinasikan dengan rem depan dan belakang secara ringan untuk menjaga kecepatan tetap terkendali.
  4. Lepas Gas Secara Bertahap: Waktu mau mulai engine brake, jangan langsung lepas gas sepenuhnya. Lepaskan secara perlahan agar transisi ke gigi bawah terasa lebih halus dan enggak bikin motor nyentak.
  5. Hindari Engine Brake di Kecepatan Tinggi: Kalau kecepatan masih terlalu tinggi, lebih baik kurangi dulu dengan rem biasa sebelum pakai engine brake. Langsung engine brake di kecepatan tinggi bisa bikin gear dan kopling cepat aus.
  6. Latihan di Jalur Aman: Kalau belum terbiasa, coba latihan dulu di jalanan sepi atau turunan pendek. Latihan ini penting biar kamu bisa menguasai feeling perpindahan gigi dan kontrol rem secara bersamaan.

Dengan teknik yang tepat, engine brake bisa bantu jaga keamanan berkendara tanpa bikin mesin menderita. Jadi, jangan sembarangan ya—motor kamu juga butuh perhatian biar tetap awet!

Editor : Miko
#motor #rem #Mesin #berkendara #engine brake