JP Radar Nganjuk - Rasa gatal di seluruh tubuh sering dikaitkan dengan alergi, kulit kering, atau infeksi.
Namun, menurut Ustadz Danu pendakwah yang dikenal dengan pendekatan pengobatan Islami gatal-gatal bisa jadi pertanda adanya masalah dalam hati dan batin seseorang.
Dalam berbagai ceramahnya, Ustadz Danu menyebut bahwa penyakit fisik kadang muncul karena adanya masalah spiritual atau emosional yang belum terselesaikan.
Masalah Hati Bisa Picu Gatal
Menurutnya, gatal-gatal bisa menjadi "teguran lembut" dari Allah agar seseorang mengevaluasi hubungan dan sikapnya terhadap orang lain. Beberapa penyebab non-fisik yang sering ia sebut antara lain:
- Menyimpan amarah atau dendam pada orang tua, mertua, pasangan, anak atau teman
- Sering berprasangka buruk (su’uzan)
- Sulit memaafkan kesalahan orang lain
- Kurang bersyukur dan mudah mengeluh
- Mudah Tersinggung
"Kalau seseorang suka menyimpan amarah, apalagi kepada orang tua, bisa keluar penyakit di kulit, termasuk gatal-gatal," ujar Ustadz Danu dalam salah satu kajiannya.
Langkah Pengobatan Secara Islami
- Selain berobat secara medis, Ustadz Danu menganjurkan pendekatan spiritual, seperti:
- Bersihkan hati: Maafkan orang lain, minta maaf jika punya salah, dan hindari prasangka.
- Perbanyak istighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT serta meminta maaf pada orang yang disakiti
- La ilaha illa Anta, subhanaka inni kuntu minaz zalimin
- Rutin sholat tahajud dan hajat, untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Meski demikian, beliau menegaskan bahwa pengobatan spiritual bukan berarti meninggalkan pengobatan medis. "Ikhtiar tetap dilakukan, baik secara ruhani maupun jasmani," tambahnya.
Jangan Abaikan Gatal yang Berkepanjangan
Jika gatal berlangsung lama atau disertai gejala lain seperti ruam berat atau demam, tetap disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter.
Pendekatan ruhani dan medis bisa saling melengkapi untuk kesembuhan yang paripurna.
Editor : Elna Malika