JP Radar Nganjuk - Pernikahan Paula Verhoeven dan Baim Wong yang berlangsung sejak 22 November 2018 kini menjadi sorotan publik setelah kabar keretakan rumah tangga mereka mencuat.
Dalam sebuah wawancara di podcast Denny Sumargo, Paula membuka tabir mengenai dinamika hubungannya dengan Baim.
Ia mengungkapkan bahwa komunikasi di antara mereka sudah tidak berjalan baik sejak awal pernikahan, sebuah fakta yang ternyata berakar dari masa pacaran mereka yang singkat, hanya delapan bulan.
Paula menjelaskan bahwa selama masa perkenalan yang berlangsung singkat itu, keduanya disibukkan oleh jadwal masing-masing.
“Kami kenal cuma 8 bulan, dan saat itu sama-sama sibuk. Aku masih bolak-balik ke luar negeri untuk karier modeling, dia juga sibuk syuting sinetron,” ungkap Paula.
Kondisi ini membuat komunikasi mereka tidak mendalam, lebih mirip hubungan pacaran biasa tanpa banyak menggali karakter satu sama lain.
Meski begitu, Paula tetap optimistis melangkah ke pelaminan, meyakini bahwa Baim adalah jodohnya. “Aku pikir, ya sudahlah, mungkin ini jodoh. Aku positif aja waktu itu,” tambahnya.
Namun, setelah menikah, tantangan komunikasi semakin nyata. Paula mengakui bahwa ia dan Baim baru benar-benar mengenal sifat asli masing-masing saat mulai tinggal bersama.
“Delapan bulan pacaran itu manis-manis aja, nggak ada konflik. Tapi begitu menikah, baru kelihatan karakter aslinya,” ujar ibu dua anak ini.
Ia menegaskan bahwa dirinya berusaha belajar menjadi istri yang baik, meski merasa bukan sosok sempurna.
Salah satu alasan kuat Paula memilih Baim adalah kesamaan agama dan melihat Baim sebagai sosok pekerja keras.
Kisah ini menjadi pelajaran bahwa komunikasi adalah pilar penting dalam pernikahan.
Menurut studi dalam Journal of Divorce and Remarriage, 53% pasangan yang bercerai menyebut masalah komunikasi sebagai penyebab utama.
Kurangnya komunikasi mendalam selama masa perkenalan, ditambah kesibukan masing-masing, membuat Paula dan Baim menghadapi tantangan besar dalam menyelaraskan visi dan emosi mereka sebagai pasangan.
Kini, setelah enam tahun pernikahan dan dikaruniai dua anak, Kiano Tiger Wong dan Kenzo Eldrago Wong, rumah tangga mereka berada di ujung perpisahan.
Baim resmi mengajukan gugatan cerai pada 8 Oktober 2024 di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, dengan alasan yang mencakup dugaan orang ketiga.
Paula, di sisi lain, menegaskan bahwa ia selalu berusaha menjaga hubungan, meski komunikasi buruk menjadi batu sandungan sejak awal.
“Aku cuma ingin belajar memahami dia, tapi memang dari awal komunikasinya nggak gampang,” tuturnya dengan nada penuh refleksi.
Kisah Paula dan Baim menjadi pengingat bahwa masa perkenalan yang singkat perlu diimbangi dengan komunikasi yang terbuka dan jujur untuk membangun fondasi pernikahan yang kuat.
Editor : Elna Malika