JP Radar Nganjuk– Mobile Legends menjadi salah satu gim daring paling populer di Indonesia, dengan jutaan pemain aktif setiap harinya.
Namun, tak semua hero di dalam gim ini cocok digunakan oleh pemain pemula.
Beberapa karakter memiliki tingkat kesulitan tinggi yang membutuhkan pemahaman mendalam soal mekanik dan strategi permainan.
Berikut empat hero yang dinilai cukup rumit bagi pemula dan sebaiknya tidak langsung digunakan saat baru mulai bermain:
1. Fanny
Fanny dikenal sebagai hero dengan mobilitas tinggi berkat skill kabel yang dimilikinya.
Hero tipe assassin ini memang mematikan, tetapi pengoperasiannya sangat teknis.
Pemain harus mampu mengarahkan kabel dengan presisi serta memahami tata letak peta dengan baik.
Tanpa kemampuan itu, Fanny justru menjadi beban dalam tim.
2. Benedetta
Hero assassin satu ini mengandalkan gerakan cepat dan serangan kombinasi.
Untuk memaksimalkan potensinya, pengguna Benedetta dituntut memiliki refleks tajam serta membaca situasi dengan akurat.
Jika salah perhitungan, serangannya bisa sia-sia dan membuatnya terbuka terhadap serangan lawan.
3. Kagura
Kagura merupakan hero bertipe mage yang memiliki skill dengan elemen kontrol jarak jauh melalui payungnya.
Meski kuat di tangan pemain berpengalaman, penggunaan Kagura menuntut penguasaan kombinasi skill dan penempatan posisi yang tepat.
Hal ini membuatnya kurang cocok digunakan pemain yang belum terbiasa dengan permainan taktis.
4. Gusion
Gusion adalah hero bertipe magic assassin dengan kecepatan serangan yang sangat tinggi.
Untuk memainkannya secara efektif, pemain harus mampu melakukan kombinasi skill dengan cepat dan tanpa celah.
Kesalahan sekecil apa pun dapat membuatnya gagal membunuh musuh dan justru tereliminasi lebih dulu.
Bagi pemain baru, para ahli gim menyarankan agar menggunakan hero dengan mekanisme sederhana terlebih dahulu.
Tujuannya agar pemain bisa memahami ritme permainan dan perlahan-lahan mengasah kemampuan sebelum mencoba hero-hero dengan tingkat kesulitan tinggi seperti keempat nama di atas.
Penulis: Effa Desiana Hidayah
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira