Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

7 Kesalahan yang Sering Dilakukan dalam Perawatan Motor

Miko • Rabu, 7 Mei 2025 | 04:10 WIB
merawat motor
merawat motor

JP Radar Nganjuk - Merawat motor seharusnya menjadi rutinitas penting bagi setiap pengendara. Sayangnya, masih banyak yang mengabaikan hal-hal kecil yang justru berdampak besar pada performa dan umur motor.

Berikut ini adalah 7 kesalahan umum yang sering dilakukan dalam perawatan motor dan cara mudah untuk menghindarinya.

1. Jarang Mengganti Oli Mesin

Oli berfungsi sebagai pelumas utama yang menjaga mesin tetap bekerja dengan lancar dan mencegah gesekan antar komponen. Banyak pemilik motor mengganti oli hanya saat mesin sudah terasa "berat", padahal idealnya oli diganti setiap 2.000–3.000 km atau sesuai rekomendasi pabrik.

Tips: Buat pengingat jadwal ganti oli dan gunakan oli yang sesuai spesifikasi motor.

2. Tidak Memanaskan Mesin Sebelum Digunakan

Langsung menyalakan motor dan mengendarainya tanpa memanaskan mesin membuat oli belum menyebar sempurna. Akibatnya, komponen mesin bekerja tanpa pelumasan optimal yang bisa menyebabkan keausan.

Tips: Panaskan mesin selama 1–3 menit sebelum berkendara, terutama di pagi hari.

Baca Juga: Salah Teknik Bisa Bikin Mesin Rontok, Ini Cara Aman Engine Brake di Motor

3. Mengabaikan Tekanan Angin Ban

Ban yang kurang angin bisa membuat motor tidak stabil, boros bahan bakar, dan mempercepat keausan. Sementara ban yang terlalu keras juga mengurangi daya cengkeram dan kenyamanan berkendara.

Tips: Periksa tekanan angin ban setidaknya seminggu sekali, dan sesuaikan dengan standar pabrikan.

4. Rantai dan Gear Tidak Dirawat

Rantai motor yang kendor, berkarat, atau kering bisa menimbulkan suara berisik, slip, bahkan putus mendadak. Gear yang aus juga mengganggu performa motor.

Tips: Bersihkan dan lumasi rantai setiap 500–1.000 km dan pastikan kekencangannya pas.

Baca Juga: Beberapa Part Ini Bisa Jadi Penyebab Motor Matic Tiba-tiba Susah Distarter, Wajib Cek!

5. Kampas Rem Dibiarkan Habis

Rem adalah komponen vital untuk keselamatan. Sayangnya, banyak yang baru mengganti kampas rem setelah benar-benar tipis, yang bisa merusak cakram dan mengurangi efektivitas pengereman.

Tips: Cek ketebalan kampas rem setiap servis rutin, dan ganti segera jika sudah menipis.

6. Terlambat Servis Berkala

Servis rutin tidak hanya untuk memperbaiki, tapi juga mencegah masalah sebelum muncul. Menunda servis bisa membuat kerusakan kecil jadi parah dan mahal diperbaiki.

Tips: Ikuti buku servis motor dan buat catatan servis pribadi.

Baca Juga: Keren! Naked Bike Honda 250 cc 2 Silinder Racikan Bos Muda Motor 45 Nganjuk

7. Salah Pilih Bahan Bakar

Menggunakan bahan bakar dengan oktan lebih rendah dari yang disarankan bisa membuat mesin cepat rusak, ngelitik, dan boros bensin.

Tips: Gunakan bensin sesuai rekomendasi pabrikan (biasanya tertera di buku manual atau dekat tangki).

Baca Juga: Motor Bebek vs Motor Matic: Mana yang Lebih Cocok untuk Anda?

Merawat motor sebenarnya tidak sulit, asalkan dilakukan dengan konsisten dan teliti. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan umum di atas, kamu bisa menjaga performa motor tetap prima, menghemat biaya perbaikan, dan tentu saja berkendara dengan lebih aman dan nyaman.

Editor : Miko
#motor #ganti oli #Perawatan Motor #kendaraa niaga