JP Radar Nganjuk - Banyak pemilik kucing bertanya-tanya, apakah kucing betina mengalami siklus menstruasi seperti manusia? Pertanyaan ini sering muncul karena perilaku kucing betina yang kadang terlihat berbeda, seperti menjadi lebih manja atau gelisah.
Untuk menjawab rasa penasaran ini, kami berbincang dengan dokter hewan untuk memahami fakta di balik siklus reproduksi kucing.
Menurut drh. Anita Sari, dokter hewan di Nganjuk, kucing betina tidak mengalami menstruasi seperti manusia.
"Manusia memiliki siklus menstruasi yang ditandai dengan peluruhan dinding rahim dan keluarnya darah. Kucing, di sisi lain, mengalami siklus estrus atau yang sering disebut 'birahi'," jelasnya.
Siklus estrus adalah periode ketika kucing betina siap kawin, dan ini berbeda dari menstruasi.
Siklus estrus pada kucing biasanya terjadi beberapa kali dalam setahun, terutama pada musim kawin (umumnya saat hari lebih panjang, seperti musim semi atau musim panas).
Selama periode ini, kucing betina menunjukkan tanda-tanda khas, seperti sering mengeong keras, berguling-guling, atau mengangkat ekornya. "Ini adalah cara kucing menarik perhatian kucing jantan," tambah drh. Anita.
Lalu, bagaimana dengan darah? Dokter hewan menegaskan bahwa kucing betina yang sehat tidak mengeluarkan darah selama siklus estrus.
Jika Anda melihat ada darah pada kucing betina, ini bisa menjadi tanda masalah kesehatan, seperti infeksi saluran kemih atau gangguan reproduksi. "Segera bawa kucing ke dokter hewan jika Anda melihat gejala ini," saran drh. Anita.
Penting juga untuk memahami bahwa kucing yang tidak disterilkan akan terus mengalami siklus birahi, yang bisa melelahkan bagi kucing dan pemiliknya.
Sterilisasi adalah solusi yang sering direkomendasikan untuk mencegah siklus estrus berulang, mengurangi risiko penyakit reproduksi, dan membantu mengendalikan populasi kucing.
Jadi, kesimpulannya, kucing tidak mengalami menstruasi seperti manusia. Siklus estrus adalah mekanisme alami kucing betina untuk reproduksi, dan ini sangat berbeda dari siklus menstruasi.
Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang kesehatan atau perilaku kucing Anda, konsultasikan dengan dokter hewan untuk mendapatkan saran terbaik.
Editor : Elna Malika