JP Radar Nganjuk –Bagi para penggemar Mobile Legends, pasti sudah tidak asing dengan istilah “dark system”.
Meski belum pernah dikonfirmasi langsung oleh Moonton selaku pengembang game, banyak pemain percaya bahwa sistem ini menjadi biang kekalahan mendadak setelah menang beruntun.
Dalam praktiknya, pemain yang sedang dalam tren kemenangan tiba-tiba ditempatkan bersama rekan satu tim yang dianggap kurang kompeten, tidak serius bermain, atau bahkan sengaja merusak jalannya pertandingan.
Tapi tenang, berimut beberapa langkah yang bisa diterapkan untuk meminimalisasi risiko terkena sistem semacam itu.
1. Main di Waktu Sepi
Waktu bermain sangat berpengaruh pada kualitas rekan tim yang kamu temui.
Disarankan untuk tidak bermain pada jam-jam sibuk seperti sore hari atau akhir pekan.
Waktu terbaik biasanya pagi hari (sekitar pukul 08.00–11.00) atau malam lewat pukul 22.00. Pada jam-jam ini, pemain yang online cenderung lebih fokus dan serius.
2. Main Bareng Teman
Daripada bertaruh dengan rekan acak, lebih baik main bareng teman yang sudah kamu kenal gaya permainannya.
Dengan begitu, komunikasi dan koordinasi bisa berjalan lebih mulus, dan kamu juga bisa lebih mudah menyusun strategi.
Baca Juga: Dapat Skin Gaara Gratis di Mobile Legends, Begini Cara Cepatnya
3. Jangan Paksa Main Saat Emosi
Kalau kamu kalah berturut-turut, jangan buru-buru klik tombol “play” lagi.
Ambil jeda, minum, istirahat, atau tonton replay pertandingan sebelumnya.
Selain bisa mendinginkan kepala, kamu juga bisa mengevaluasi apa yang kurang dari permainanmu.
4. Gunakan Fitur Feedback
Moonton sudah menyediakan fitur pelaporan jika kamu menemukan pemain yang bermain buruk atau merugikan tim.
Jangan ragu gunakan fitur ini agar sistem bisa memfilter pemain toxic lebih baik lagi di masa mendatang.
5. Kuasi Banyak Hero
Semakin banyak hero yang kamu kuasai, semakin fleksibel kamu dalam menyesuaikan kebutuhan tim.
Kadang, kamu harus rela tidak memakai hero favorit demi keseimbangan tim.
Pemain yang bisa isi banyak role punya peluang lebih tinggi untuk menang, apalagi saat solo rank.
Penulis: Effa Desiana Hidayah
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira