Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah Video

Karya Ikonik Lukisan Raden Saleh Menyita Perhatian di Video Musik Jin BTS Don't Say You Love Me

Elna Malika • Selasa, 20 Mei 2025 | 21:00 WIB
Lukisan Raden Saleh di MV Jin BTS
Lukisan Raden Saleh di MV Jin BTS

JP Radar Nganjuk - Lukisan legendaris karya maestro Indonesia, Raden Saleh, kembali mencuri perhatian dunia melalui kemunculannya dalam video musik (MV) terbaru Jin BTS, Don't Say You Love Me.

Dirilis pada 16 Mei 2025 sebagai bagian dari album solo kedua Jin, Echo, video musik ini tidak hanya memikat penggemar dengan alunan melodi dan cerita emosional, tetapi juga dengan kehadiran karya seni monumental berjudul Boschbrand atau Kebakaran Hutan.

Karya ini menjadi sorotan utama, khususnya di kalangan penggemar Indonesia, yang merasa bangga melihat warisan budaya Nusantara bersinar di panggung global.

Dalam salah satu adegan kunci, Jin BTS, bersama aktris ternama Korea Selatan Shin Se Kyung, tampak berdiri di depan lukisan Kebakaran Hutan yang dipamerkan di National Gallery Singapore, salah satu lokasi syuting MV tersebut.

Lukisan berukuran besar ini, yang dibuat Raden Saleh pada tahun 1849, menggambarkan pemandangan dramatis satwa liar seperti harimau dan kerbau yang berlarian panik di tengah kobaran api hutan hingga terjebak di tepi jurang.

Karya ini tidak hanya menonjol secara visual, tetapi juga kaya akan makna filosofis, merepresentasikan siklus hidup dan mati serta respons makhluk hidup terhadap krisis.

Kemunculan lukisan ini dalam MV Don't Say You Love Me memicu kehebohan di media sosial, dengan netizen Indonesia menyatakan kebanggaannya melalui tagar seperti #RadenSalehXJin yang sempat menjadi trending di platform X.

Banyak penggemar berspekulasi bahwa pemilihan lukisan ini mungkin mencerminkan tema emosional lagu, yang berkisah tentang kerumitan hubungan cinta.

Selain itu, kehadiran karya Raden Saleh dalam produksi sekelas Jin BTS ini dinilai sebagai penghormatan terhadap seni dan sejarah Indonesia, sekaligus menegaskan relevansi budaya Nusantara di kancah internasional.

Lukisan Kebakaran Hutan sendiri memiliki sejarah panjang. Dibuat dengan teknik minyak di atas kanvas, karya ini dihadiahkan Raden Saleh kepada Raja Willem III dari Belanda pada tahun 1850.

Setahun kemudian, ia dianugerahi gelar Schilder des Konings (Pelukis Raja) sebagai bentuk penghargaan atas keahliannya.

Lukisan ini sempat ditemukan dalam kondisi kurang terurus di sebuah depot di Rijswijk, Belanda, sebelum akhirnya dijual ke National Gallery Singapore pada tahun 2014.

Kini, karya tersebut menjadi bagian dari koleksi permanen galeri tersebut, bersama beberapa lukisan Raden Saleh lainnya.

Selain Kebakaran Hutan, ada pula kabar bahwa lukisan lain karya Raden Saleh, Penangkapan Pangeran Diponegoro, turut muncul dalam poster promosi MV ini.

Meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak Jin atau agensinya, BIGHIT MUSIC, spekulasi ini semakin menambah antusiasme penggemar terhadap bagaimana karya seni Indonesia diintegrasikan dalam narasi visual Jin.

Melalui Don't Say You Love Me, Jin BTS tidak hanya menghadirkan kisah cinta yang sinematik, tetapi juga memperkenalkan keindahan seni Indonesia kepada audiens global.

Kemunculan karya Raden Saleh dalam MV ini menjadi jembatan budaya yang memperlihatkan betapa seni tradisional dapat berdampingan dengan budaya pop modern, menciptakan resonansi yang mendalam di hati penggemar di seluruh dunia.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#cinta #jin #bts #lukisan #kebakaran hutan #radar nganjuk berita hari ini #mv #pelukis #Raden Saleh #solo #album