JP Radar Nganjuk – Membeli perhiasan logam mulia harus memiliki ketelitian tinggi. Pasalnya, banyak penjual emas yang memasarkan perhiasan imitasi namun dibandrol dengan harga emas asli. Jangan sampai membeli emas hanya berdasarkan kilaunya saja.
Membeli emas hendaknya memperhatikan beberapa faktor penunjang keaslian emas. Perhiasan emas yang berkilau indah dan menarik belum tentu mengandung emas murni yang memiliki nilai jual kembali. Alih alih investasi, kamu bisa saja merugi jika salah membeli emas.
Baca Juga: Panduan Memilih Scrunchie Yang Nyaman Untuk Hijaber: Rapi, Stylish, dan Anti Geser
Untuk mengantisipasi hal tersebut, ikuti langkah-langkah berikut tentang cara membedakan perhiasan emas asli dan palsu.
-
Perhatikan Cap Kadar Emas
Perhiasan emas asli biasanya memiliki cap pada sisi tertentu. Cap ini berisi indikator kemurnian emas yang terkandung di dalamnya. Berikut rincian cap yang biasanya tertera pada perhiasan emas
Baca Juga: Cara Memilih Frame Kacamata Sesuai Bentuk Wajah: Panduan Anti Salah Gaya
- Cap 375, emas 9 karat, kandungan 37,5%
- Cap 585, emas 14 karat, kandungan 58,5%
- Cap 750, emas 18 karat, kandungan 75%
- Cap 916, emas 22 karat, kandungan 91,6%
- Cap 999, emas 24 karat, kandungan 99,9%
-
Uji Dengan Magnet
Untuk mengetahui keaslian emas juga bisa dilakukan dengan menggunakan magnet. Perhiasan yang memiliki kandungan emas murni tidak akan tertarik emas. Sebaliknya, jika perhiasanmu tertarik maka kemungkinan besar ada kandungan logam lain di dalamnya.
Baca Juga: Nggak Perlu Baju Mewah! 5 Cara Simpel Ini Bikin Penampilanmu Auto Rapi & Stylish
-
Masukkan Ke Air
Emas asli jika dimasukkan ke air akan langsung tenggelam ke dasar air. Emas palsu akan mengambang terlebih dahulu dan tenggelam perlahan. Jika emas yang kamu masukkan ke dalam air langsung jatuh ke dasar, maka perhiasanmu bisa dipastikan asli.
-
Tes di Kertas atau Keramik
Cara terakhir yang dapat dilakukan untuk menguji keaslian emas adalah dengan menggosok-gosokkan emas ke kertas dan keramik. Langkah-langkahnya mudah, cukup siapkan kertas dan perhiasan emasmu. Gosok perlahan di kertas atau keramik, jika kertas atau keramik terdapat warna hitam karena gesekan tersebut, maka emas milikmu palsu atau tidak murni.
Hati-hati dalam membeli emas. Bijaklah untuk meninjau dan mempelajari kemurnian emas agar niat berhias serta investasimu tidak sia-sia.
Editor : Jauhar Yohanis