Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Waspadai Gejala Depresi, Jangan Anggap Sepele Gangguan Kesehatan Mental Ini

Redaksi Radar Nganjuk • Rabu, 28 Mei 2025 | 05:30 WIB
Ilustrasi seseorang yang sedang depresi.
Ilustrasi seseorang yang sedang depresi.

JP Radar Nganjuk – Depresi bukan sekadar perasaan sedih yang datang dan pergi. Gangguan kesehatan mental ini bisa memengaruhi pola pikir, perasaan, dan perilaku seseorang dalam jangka panjang. Sayangnya, gejala depresi masih sering diabaikan, bahkan dianggap sebagai kelemahan mental biasa.

Depresi bisa menyerang siapa saja, tanpa memandang usia atau latar belakang. Satu hal yang berbahaya adalah saat gejalanya tidak dikenali dan tidak segera ditangani. Ini bisa berdampak pada kualitas hidup, bahkan berujung pada tindakan bunuh diri.

Berikut beberapa gejala umum depresi yang patut diwaspadai:

1. Perasaan Sedih Berkepanjangan

Merasa sedih, hampa, atau putus asa hampir setiap hari selama lebih dari dua minggu adalah salah satu tanda utama depresi.

2. Kehilangan Minat

Hilangnya minat atau kesenangan dalam aktivitas yang sebelumnya disukai, termasuk hobi, pekerjaan, atau hubungan sosial.

3. Gangguan Tidur

Sulit tidur (insomnia) atau justru tidur berlebihan (hipersomnia) juga merupakan gejala depresi yang umum terjadi.

4. Perubahan Nafsu Makan dan Berat Badan

Depresi bisa menyebabkan nafsu makan meningkat atau menurun drastis, sehingga berdampak pada berat badan.

 

5. Kelelahan dan Kurang Energi

Penderita depresi sering merasa lelah terus-menerus, bahkan setelah cukup istirahat.

6. Rasa Bersalah atau Tidak Berharga

Muncul pikiran-pikiran negatif tentang diri sendiri, termasuk perasaan bersalah yang berlebihan atau merasa tidak berguna.

7. Kesulitan Berkonsentrasi

Mereka yang mengalami depresi biasanya sulit berkonsentrasi, mengambil keputusan, atau mengingat sesuatu.

8. Pikiran untuk Menyakiti Diri Sendiri

Pada tahap yang lebih serius, muncul pikiran untuk menyakiti diri atau bahkan bunuh diri.

Jika merasakan gejala-gejala tersebut, jangan ragu untuk berkonsultasi ke tenaga profesional seperti psikolog atau psikiater.

Penting untuk membangun lingkungan yang mendukung dan terbuka terhadap isu kesehatan mental. Deteksi dini dan dukungan sosial sangat membantu proses pemulihan penderita depresi.

Penulis: Rozita Nur Azizah

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#kesehatan #Berita Hari Ini #mental health #radar nganjuk #mental #kesehatan mental #depresi