JP Radar Nganjuk - Di tengah dominasi perusahaan otobus besar seperti Haryanto, Sumber Selamet, dan Harapan Jaya, PO Bagong tetap eksis dan bahkan berkembang pesat di Jawa Timur.
Sejak berdiri pada 1994, PO Bagong telah membuktikan diri sebagai pemain tangguh di industri transportasi, terutama dalam menghadapi tantangan rute ekstrem di wilayah ini.
Salah satu keunggulan PO Bagong adalah kemampuannya menjangkau jalur-jalur sulit yang tidak dilayani banyak operator lain. Contohnya, rute Mojokerto–Batu via Cangar yang terkenal dengan medan menantang.
Untuk rute ini, PO Bagong menggunakan armada Isuzu Elf berkapasitas 12 penumpang, dilengkapi dengan AC, charger port, dan audio on demand, memastikan kenyamanan meski melintasi medan berat .
Selain itu, PO Bagong juga melayani rute Malang–Magetan, yang menghubungkan berbagai kota kecil di sepanjang jalur tersebut.
Dengan dua keberangkatan sehari, bus ini menawarkan alternatif transportasi bagi masyarakat yang membutuhkan akses ke daerah-daerah tersebut.
Tidak hanya itu, PO Bagong juga melakukan ekspansi dengan membuka rute Surabaya–Jember via Probolinggo.
Rute baru ini menawarkan tarif ekonomis, menjadikannya pilihan menarik bagi penumpang yang ingin bepergian antar kota dengan harga terjangkau.
Dengan lebih dari 1.500 armada yang tersebar di berbagai trayek, PO Bagong telah menjadi pemain dominan di jalur Malang–Jombang dan Malang–Kediri.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira