Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Daratan Baru Muncul di Indonesia Akibat Dasar Laut Terangkat Usai Gempa

Dedy Nurhamsyah • Sabtu, 31 Mei 2025 | 03:05 WIB
Daratan Baru Muncul di Indonesia Akibat Dasar Laut Terangkat Usai Gempa
Daratan Baru Muncul di Indonesia Akibat Dasar Laut Terangkat Usai Gempa

JP Radar Nganjuk - Fenomena alam luar biasa terjadi di Indonesia dasar laut yang biasanya tersembunyi kini muncul ke permukaan, menciptakan daratan baru.

Perubahan ini disebabkan oleh aktivitas tektonik yang kuat, terutama gempa bumi besar yang mengguncang wilayah-wilayah tertentu di Nusantara.

Salah satu contoh paling mencolok terjadi di Pulau Simeulue, Aceh.

Setelah gempa dahsyat pada 26 Desember 2004 yang juga memicu tsunami besar, permukaan laut di daerah ini mengalami perubahan drastis.

Dasar laut terangkat lebih dari satu meter, sehingga garis pantai bergeser. Warga yang biasanya tinggal di tepi laut kini melihat karang muncul ke permukaan, bahkan bisa dilalui dengan berjalan kaki.

“Dulu karang itu hanya bisa dilihat saat menyelam, sekarang bisa dipijak langsung,” cerita seorang warga Simeulue.

Fenomena serupa juga tercatat di wilayah Nias dan Mentawai, Sumatra Barat.

Setelah gempa besar tahun 2005, sejumlah area di sana mengalami kenaikan tanah.

Terumbu karang yang sebelumnya berada di bawah laut kini terlihat di permukaan darat.

Akibatnya, para nelayan harus mengubah jalur pelayaran karena garis pantai berubah.

Selain gempa, aktivitas vulkanik juga bisa menyebabkan dasar laut terangkat.

Contohnya, munculnya Anak Krakatau di Selat Sunda setelah letusan besar Gunung Krakatau tahun 1883.

Pulau ini dulunya tidak ada, tapi kini menjadi tempat penelitian ilmiah sekaligus destinasi wisata.

Baca Juga: Mix and Match Outfit Earth Tone: Rahasia Tampil Keren dan Natural

Di daerah lain seperti Pulau Taliabu, Maluku Utara, warga melaporkan adanya daratan baru yang muncul usai gempa besar.

Para ahli menyebut fenomena ini sebagai bukti nyata dari pergerakan lempeng bumi yang sangat aktif di Indonesia.

Sebagai negara yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik – Indonesia memang rawan bencana seperti gempa dan letusan gunung berapi.

Namun, di sisi lain, kondisi ini juga menjadikan Indonesia sebagai laboratorium alam yang unik dan menarik bagi para ilmuwan.

“Pengangkatan dasar laut adalah hal yang wajar di wilayah subduksi seperti Indonesia,” jelas Dr. Sutopo Nugroho, seorang ahli geologi. “Ini menandakan betapa aktif dan dinamisnya struktur bumi kita.”

Meski fenomena ini menakjubkan, ada juga dampak negatifnya.

Terumbu karang yang muncul ke daratan kehilangan fungsinya sebagai habitat laut.

Ekosistem bisa terganggu, dan masyarakat pesisir terutama nelayan harus beradaptasi dengan kondisi baru.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa alam memiliki kekuatan luar biasa.

Tanpa bisa diprediksi, bumi bisa mengubah wujudnya dari laut menjadi daratan dan membentuk ulang lanskap wilayah Indonesia.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#berita nganjuk hari ini #peristiwa alam #gempa #tsunami #daratan baru