Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Anak Tanpa HP Tanpa TV? Bisa Kok! Ikuti Lankah-langkah Ini. Dijamin Sukses

Jauhar Yohanis • Rabu, 4 Juni 2025 | 15:07 WIB
Berkebun, merupakan salah satu aktifitas mengurangi screen time pada anak.
Berkebun, merupakan salah satu aktifitas mengurangi screen time pada anak.

JP Radar Nganjuk- Screen time adalah istilah untuk kecanduan layar. Seperti hand phone, televis dan layar lainnya. Banyak studi menunjukkan bahwa screen time yang berlebihan akan berdambak negatif pada anak. Sosialisasi kurang, tidak kreatif dan masih banyak lagi.

Di era digital ini, membatasi waktu layar (screen time) anak menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Namun, sebuah keluarga telah berhasil menjalani kehidupan hampir tanpa layar selama tiga tahun. Berikut adalah sepuluh langkah yang mereka terapkan untuk mengurangi screen time anak dengan cara yang menyenangkan dan efektif:

  1. Mulai dengan Niat yang Kuat
    Keputusan untuk mengurangi screen time dimulai dari keinginan agar anak-anak belajar menghadapi kebosanan dan mengembangkan kreativitas tanpa ketergantungan pada layar.

  2. Perkenalkan "Undangan Bermain"
    Setiap pagi, orang tua menyiapkan aktivitas sederhana seperti balok kayu, mainan hewan, atau alat seni tanpa memberi instruksi langsung. Anak-anak secara alami tertarik dan mulai bermain sendiri.

  3. Ciptakan Rutinitas Harian
    Membuat jadwal harian yang konsisten membantu anak memahami kapan waktunya bermain, belajar, dan beristirahat tanpa bergantung pada layar.

  4. Gunakan Pola "Dekat-Jauh"
    Orang tua menghabiskan waktu bersama anak, kemudian memberikan waktu bagi anak untuk bermain mandiri. Pendekatan ini membantu anak merasa diperhatikan sekaligus mandiri.

  5. Libatkan Anak dalam Aktivitas Rumah
    Mengajak anak membantu kegiatan rumah tangga seperti memasak atau membersihkan rumah dapat menjadi alternatif yang menyenangkan dan edukatif.

  6. Komunikasi Terbuka
    Memberi tahu anak bahwa orang tua perlu waktu untuk menyelesaikan tugas tertentu membantu anak memahami dan menerima waktu tanpa interaksi langsung.

  7. Bersiap Menghadapi Tantangan Awal
    Mengurangi screen time bisa menimbulkan protes dari anak pada awalnya. Namun, dengan konsistensi dan pengalihan yang tepat, anak akan terbiasa dan menikmati aktivitas non-digital.

  8. Manfaatkan Waktu di Luar Rumah
    Menghabiskan waktu di luar rumah, seperti berjalan-jalan atau bermain di taman, memberikan stimulasi alami yang menyenangkan bagi anak.

  9. Jadikan Waktu Layar sebagai Momen Keluarga
    Jika ada waktu untuk menonton, jadikan itu sebagai kegiatan bersama keluarga, seperti menonton film atau acara memasak bersama.

  10. Konsistensi adalah Kunci
    Dengan menerapkan langkah-langkah di atas secara konsisten, anak-anak akan belajar menikmati dunia tanpa ketergantungan pada layar.

Mengurangi screen time bukan berarti menghilangkan teknologi sepenuhnya, tetapi lebih kepada menciptakan keseimbangan yang sehat dalam kehidupan anak. Dengan pendekatan yang tepat, anak-anak dapat tumbuh menjadi individu yang kreatif, mandiri, dan bahagia tanpa bergantung pada layar.

Editor : Jauhar Yohanis
#anak dan orang tua #Screen Time #bermain #komunikasi