JP Radar Nganjuk - Kalau kamu pelihara iguana, pasti pernah penasaran: “Iguana aku ini jantan atau betina, ya?” Soalnya kalau masih kecil, susah banget bedainnya.
Tapi tenang, makin dewasa iguanamu, makin jelas kok ciri-cirinya. Yuk, kita bahas cara gampang membedakan iguana jantan dan betina biar gak salah tebak!
Pertama, lihat dari ukuran tubuh. Iguana jantan biasanya punya tubuh yang lebih besar, panjang, dan berotot dibanding betina.
Kalau iguanamu udah remaja dan mulai kelihatan makin kekar, bisa jadi dia jantan.
Terus perhatikan bagian lehernya, terutama jengger atau yang biasa disebut dewlap. Iguana jantan punya dewlap yang lebih besar dan menonjol.
Biasanya dia juga suka “pamer” dengan menaikkan jenggernya kalau merasa terganggu atau ingin menunjukkan dominasi.
Kalau kamu amati bagian pipi (tepat di bawah telinga), kamu akan lihat benjolan besar yang disebut subtympanic shield.
Nah, ini lebih besar dan menonjol pada iguana jantan. Sedangkan betina juga punya, tapi ukurannya lebih kecil dan nggak terlalu mencolok.
Yang paling mudah dilihat sebenarnya adalah bagian paha bawah, yaitu pori femoral. Iguana jantan punya pori-pori besar yang menonjol, apalagi saat musim kawin.
Kadang keluar semacam zat lilin buat menandai wilayah. Kalau porinya kecil dan halus, kemungkinan besar itu betina.
Dari bentuk kepala dan rahangnya juga bisa kelihatan. Iguana jantan punya kepala yang lebih besar, rahang lebar, dan bentuknya lebih “sangar.”
Sedangkan iguana betina wajahnya lebih tirus dan kalem.
Soal perilaku, iguana jantan biasanya lebih dominan dan agresif, terutama kalau ada saingan atau lagi musim kawin.
Sementara itu, betina lebih kalem, tapi bisa jadi defensif kalau lagi siap bertelur (bahkan bisa bertelur tanpa dibuahi!).
Buat yang udah berpengalaman, kadang bisa lihat dari bentuk ekornya. Iguana jantan biasanya punya dua benjolan di pangkal bawah ekor (tempat hemipenis tersembunyi).
Tapi hati-hati, jangan asal pegang bagian ini kalau belum biasa, bisa bikin stres atau terluka.
Kalau iguanamu udah dewasa dan sering berubah warna lebih terang atau kontras, apalagi pas musim kawin, kemungkinan besar dia jantan.
Warna ini biasanya muncul untuk menarik perhatian betina atau buat menunjukkan kalau dia penguasa kandang.
Betina, di sisi lain, bisa menunjukkan tanda-tanda kayak menggali tanah atau terlihat gelisah kalau dia siap bertelur.
Bahkan meskipun nggak kawin, iguana betina tetap bisa bertelur (namanya telur infertil). Jadi, kalau kamu lihat perilaku ini, jangan kaget ya.
Kalau semua ciri-ciri di atas masih bikin bingung, kamu bisa konsultasi ke dokter hewan spesialis reptil.
Biasanya mereka bisa pakai metode cloacal probing atau USG buat tahu jenis kelamin iguanamu secara akurat dan aman.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira