Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

5 Tips Tidur Bayi Baru Lahir agar Orang Tua Bisa Ikut Istirahat Nyaman

Jauhar Yohanis • Rabu, 11 Juni 2025 | 00:50 WIB

Bayi tidur jangan ditunda
Bayi tidur jangan ditunda

Bayi Anda sering terbangun pada malam hari? Bagi orang tua baru mestinya akan muncul kegelisahan. Baik ibu atau ayah. Bila ditambah lagi si bayi tidak tidur maka kelelahan itu akan bertambah.

Tenang, kamu tidak sendiri. Saya ingin berbagi 5 tips tidurkan bayi baru lahir. Ini berdasar pengalaman dan penjelasan Dr. Mona, seorang dokter anak sekaligus ibu dari dua anak.

Yang menarik, semua tips ini tidak melibatkan sleep training—jadi lebih lembut dan cocok untuk bayi yang masih berusia di bawah 3 bulan.

1. Setelah Berat Lahir Tercapai, Biarkan Bayi Memimpin

Pada dua minggu pertama kehidupan bayi, biasanya kita harus membangunkan mereka tiap 2–3 jam untuk menyusui, siang dan malam.

Tapi setelah berat lahir tercapai, dan dokter anak sudah memberi lampu hijau, kamu boleh mulai membiarkan bayi tidur lebih lama di malam hari.

Kalau bayi lapar, dia akan bangun sendiri, kok. Kita cukup mengikuti ritme alaminya. Tapi ingat ya, pastikan dulu dengan dokter anak—apalagi kalau bayimu lahir prematur atau punya masalah menyusu.

2. Latih Diri untuk “Pause” Saat Bayi Bergerak atau Bersuara

Tidak semua bayi begitu tenang saat tidur. Ternyata banyak juga yang berisik banget. Kadang mereka meringis, menggeram, atau bahkan mengeluarkan suara seperti sedang bangun. Padahal masih terlihat pulas.

Bila terjadi seperti ini, tunggu dulu 30 detik hingga 5 menit sebelum mengangkat atau menenangkan bayi. Bisa jadi mereka sedang beralih dari satu siklus tidur ke siklus lainnya. Kalau langsung diangkat, kita justru memutus siklus tidurnya.

Lama-lama, kamu akan mulai bisa membedakan mana suara yang artinya “aku lapar” dan mana yang hanya bagian dari tidurnya.

3. Kenali Tanda-Tanda Ngantuk Bayi

Nah, ini penting banget. Di minggu-minggu awal, bayi akan memberi isyarat kalau mereka mulai ngantuk. Sayangnya, kalau kita terlambat merespons, mereka bisa keburu "kancilan". Istilah jawa untuk yang sulit tidur.  

Tanda awal ngantuk bisa berupa alis memerah, tatapan kosong, atau bayi mulai melirik ke arah lain. Kalau sudah mulai menguap, menggosok mata, dan rewel ringan, maka jangan tunda lagi. Langsung tidurkan buah hati anda. 

Kalau sampai menangis kencang, melengkungkan punggung, atau mengepalkan tangan, kemungkinan besar bayi sudah terlalu lelah.

4. Bedakan Suasana Siang dan Malam

Bayi belum punya body clock atau jam biologis seperti kita. Tapi kita bisa bantu mereka membedakan siang dan malam.

Caranya? Di malam hari, jaga suasana tetap tenang. Jangan ajak bermain, jangan terlalu banyak bicara, dan gunakan lampu redup saat mengganti popok atau menyusui. Akan lebih baik saat waktu tidur, lampu kamar dimatikan.

Sebaliknya, siang hari bisa lebih terang dan interaktif. Ajak dia ngobrol, nyanyikan lagu, dan bawa keluar rumah untuk melihat sinar matahari (dengan perlindungan, tentu saja).

Dengan cara ini, hormon tidur bayi seperti melatonin akan mulai terbentuk sesuai ritme siang-malam yang sehat.

5. Gunakan “Wake Window” Sebagai Panduan

Wake window atau jendela bangun adalah rentang waktu bayi bisa tetap terjaga sebelum waktunya tidur lagi. Untuk bayi baru lahir (0–4 minggu), wake window biasanya sekitar 30–60 menit. Setelah 4 minggu, bisa bertambah jadi 60–90 menit.

Jadi, misalnya bayi bangun pukul 9 pagi, maka paling lambat jam 10 ia sudah harus ditidurkan kembali. Kalau lewat dari itu, ia bisa jadi over tired. Alias terlalu lelah dan justru makin susah tidur.

Tapi jangan stres menghitung menit. Wake window ini cuma panduan, bukan aturan baku. Tetap perhatikan tanda-tanda dari bayi. Kalau memang terlihat ngantuk tidak perlu ditahan.

Menjadi orang tua baru memang penuh tantangan, terutama soal tidur. Tapi dengan memahami ritme bayi dan menggunakan pendekatan lembut, tidur malam bisa jadi lebih tenang—baik untuk bayi, maupun untuk kamu sendiri. (*) 

Editor : Jauhar Yohanis
#Sleep training #bayi #jam tidur anak