Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Jangan Asal Pakai! Ini Tips Membersihkan Pakaian Thrift yang Benar

Satriya Agung Prakoso • Rabu, 18 Juni 2025 | 05:00 WIB
Cara membersihkan baju Thrifting
Cara membersihkan baju Thrifting

JP Radar Nganjuk – Tren thrifting atau belanja pakaian bekas kini semakin digemari, terutama di kalangan anak muda yang ingin tampil gaya tanpa harus menguras isi dompet. Selain unik dan ramah lingkungan, pilihan fashion preloved juga sangat beragam. Namun, satu hal yang tak boleh diabaikan adalah soal kebersihannya.

Meski pakaian bekas masih layak pakai, namun proses pembersihan yang tepat wajib dilakukan untuk menghindari bakteri, jamur, atau bahkan parasit yang mungkin menempel.

Melansir dari prelovedlabels.com, berikut ini enam langkah mudah membersihkan pakaian thrift agar tetap segar dan aman dipakai:

1. Cek Kondisi Sebelum Membeli

Langkah pertama yang penting dilakukan adalah memeriksa setiap bagian pakaian sebelum memutuskan membelinya. Pastikan tidak ada noda membandel, sobekan, atau bagian yang aus di area seperti kerah, ketiak, dan lengan. Selain itu, perhatikan label perawatan kain agar tahu cara mencucinya dengan benar.


2. Hilangkan Noda dan Bau Apek

Sebelum mencuci, bersihkan noda yang terlihat dengan penghilang noda, soda kue, atau cuka putih. Untuk mengatasi bau apek, rendam pakaian dalam air bercampur cuka atau soda kue selama 30–60 menit. Cara ini efektif untuk menghilangkan aroma tak sedap yang melekat.

3. Cuci Sesuai Jenis Kain

Gunakan air panas untuk mencuci jika kain memungkinkan, karena dapat membunuh kuman dan bakteri. Namun, untuk bahan halus seperti wol atau sutra, lebih baik dicuci menggunakan tangan dengan deterjen ringan. Menambahkan disinfektan khusus pakaian juga bisa jadi pilihan tambahan.

4. Keringkan dengan Benar

Setelah dicuci, keringkan pakaian di bawah sinar matahari langsung untuk hasil terbaik. Sinar UV alami efektif membunuh sisa bakteri. Jika menggunakan mesin pengering, gunakan suhu tinggi untuk kain yang tahan panas agar kuman benar-benar hilang.

5. Gunakan Uap untuk Kain Halus

Untuk pakaian berbahan vintage atau renda, hindari mesin cuci. Gunakan alat steamer untuk membunuh bakteri tanpa merusak kain. Semprotkan disinfektan khusus kain jika diperlukan, tapi uji dulu di bagian kecil untuk mencegah perubahan warna.

6. Simpan dengan Tepat agar Tetap Segar

Penyimpanan juga tak kalah penting. Hindari plastik dan gunakan tas kain agar pakaian bisa ‘bernapas’. Tambahkan pengharum alami seperti lavender atau kayu cedar untuk menjaga keharuman. Simpan di tempat sejuk dan kering agar pakaian tetap awet dan terhindar dari hama.

Dengan menerapkan enam langkah ini, kamu bisa tetap tampil maksimal tanpa mengorbankan kesehatan. Thrifting bukan sekadar tren, tapi juga langkah cerdas untuk tampil hemat, unik, dan ramah lingkungan.

Editor : Jauhar Yohanis
#bersih #kuman #pakaian #thrift