JP Radar Nganjuk– Aktivitas luar ruangan di kawasan pegunungan memerlukan persiapan matang, terutama dalam hal pakaian. Suhu yang tak menentu, cuaca yang cepat berubah, hingga potensi angin kencang dan hujan deras bisa membahayakan jika tubuh tidak dilindungi dengan benar. Karena itulah sistem berpakaian tiga lapis (layering system) jadi pilihan paling ideal dan praktis.
Dilansir dari website salewa.com, berikut penjelasan tentang betapa pentingnya sistem 3 lapis unutk mendaki gunung:
Baca Juga: 7 Rekomendasi Tas Gunung Terbaik, Nyaman untuk Hiking dan Traveling
Apa Itu Sistem 3 Lapis?
Sistem berpakaian ini terdiri dari tiga komponen utama yang masing-masing punya fungsi berbeda:
-
Lapisan dasar: Berfungsi menyerap keringat dari kulit.
-
Lapisan tengah: Memberikan insulasi agar tubuh tetap hangat.
-
Lapisan luar: Melindungi dari hujan, angin, atau salju.
Kenapa Harus Berlapis?
Menggunakan pakaian berlapis memberi fleksibilitas dalam menghadapi perubahan cuaca maupun intensitas aktivitas. Lapisan luar efektif menangkal angin dan air, sementara lapisan tengah menjaga suhu tubuh. Lapisan dasar mencegah tubuh basah akibat keringat yang bisa menimbulkan rasa dingin.
Baca Juga: Nggak Cuma Buat Naik Gunung, Jaket Outdoor Ini Bikin Gaya Makin Keren!
Dengan sistem ini, Anda bisa menyesuaikan dengan kondisi: melepas satu lapisan saat terlalu panas, atau menambah lapisan saat suhu turun drastis. Namun, penting diingat: Anda bisa melepas lapisan saat kepanasan, tapi tak bisa menambah lapisan yang tak dibawa.
Cara Berpakaian Saat Mendaki
Hiking di musim panas dan musim dingin memiliki kebutuhan yang berbeda, namun tetap mengacu pada prinsip tiga lapis.
Hiking Musim Panas
Bagian bawah
-
Celana hiking ringan dengan lapisan tahan air (DWR). Bawa juga celana hujan cadangan. Celana pendek bisa dipakai di daerah panas, tapi tetap siapkan pelindung cuaca.
Bagian atas
-
Lapisan dasar: Kaos tipis dari bahan sintetis atau campuran wol merino. Pilih yang menyerap keringat dan cepat kering.
-
Lapisan tengah: Jaket bulu sintetis ringan atau bahan hibrida dengan isolasi tipis.
-
Lapisan luar: Jaket softshell dengan membran tahan air seperti GORE-TEX®.
Hiking Musim Dingin
Bagian bawah
-
Kenakan legging panjang atau celana dalam termal. Celana hiking musim dingin harus tahan air, disesuaikan dengan sepatu bot, dan dilengkapi pelindung tambahan. Gunakan juga kaus kaki hangat.
Bagian atas
-
Lapisan dasar: Bahan wol merino berlengan panjang dengan kerah tinggi dan ritsleting untuk ventilasi.
-
Lapisan tengah: Jaket bulu angsa atau bahan sintetis. Anda bisa membawa dua lapisan insulasi untuk cuaca ekstrem.
-
Lapisan luar: Jaket hardshell tiga lapis dengan teknologi anti air terbaik, tudung kepala, dan manset yang dapat disesuaikan.
Sistem pakaian berlapis memungkinkan Anda menyesuaikan suhu tubuh dengan aktivitas dan cuaca. Jangan sampai salah kostum di gunung, karena risiko kedinginan, kehujanan, hingga hipotermia bukan hal yang bisa dianggap remeh. Dengan strategi berpakaian yang tepat, petualangan Anda pun jadi lebih aman dan menyenangkan.
Editor : Jauhar Yohanis