JP Radar Nganjuk — Kalau kamu butuh bacaan yang sanggup bikin hati hangat sekaligus remuk dalam hitungan jam, inilah daftar novel romantis paling baper yang wajib kamu coba sekali duduk.
Dari kisah cinta Louisa dan Will di Me Before You, Borno dan Mei di Pontianak lewat Aku, Kamu & Sepucuk Angpau Merah, Stella dan Will yang saling mendekat meski dilarang sentuhan di Satu Setengah Meter, cinta musim panas Elio dan Oliver di Call Me By Your Name, hingga derai air mata Hazel dan Gus di The Fault in Our Stars, semua kisah ini bukan cuma romansa, tapi juga pelajaran tentang kehilangan, pengorbanan, dan arti kenangan.
Siap-siap tisu dan waktu luang, karena lima cerita ini akan membuatmu tenggelam, baper, lalu jatuh cinta pada kata-kata!
1. Me Before You — Jojo Moyes
Merupakan salah satu novel romantis paling baper yang bisa kamu baca sekali duduk, mengisahkan Louisa Clark, gadis tanpa ambisi dari keluarga pekerja yang tiba-tiba dipekerjakan untuk merawat Will Traynor, pria kaya nan sarkastis yang lumpuh akibat kecelakaan motor.
Hubungan keduanya bermula dingin tapi perlahan menghangat seiring Louisa berusaha membangkitkan semangat hidup Will lewat perjalanan kecil, percakapan mendalam, hingga cinta tulus yang akhirnya berujung haru.
Baca Juga: Sinopsis Buku Jakarta Sebelum Pagi
Membuat novel ini menjadi salah satu bacaan romantis sarat air mata yang bikin baper maksimal hanya dalam sekali duduk.
2. Aku, Kamu & Sepucuk Angpau Merah — Tere Liye
Novel ini menghadirkan kisah cinta sederhana nan baper yang beraroma Pontianak. Berlatar Sungai Kapuas, budaya Melayu, Dayak, hingga Cina peranakan.
Lewat Borno si bujang lurus yang bekerja serabutan di tepian sungai dan Mei, gadis sendu misterius yang menumpang sepitnya, hubungan mereka tumbuh di antara misteri amplop merah, restu keluarga, rahasia masa lalu, hingga kejutan manis penuh makna.
Dengan karakter pendukung yang hidup seperti Pak Tua, Andi, Bang Togar, sampai Koh Acong, novel ini tidak hanya bikin senyum dan haru, tapi juga membuat pembaca menjelajah sudut-sudut Pontianak.
Bukan hanya itu, pembaca diajak merasakan filosofi cinta yang mengalir abadi seperti Sungai Kapuas, sebuah bacaan romantis yang bikin baper, hangat, sekaligus mengajak pulang ke akar budaya, dan layak dituntaskan sekali duduk.
Baca Juga: Membaca Novel Ternyata dapat Tingkatkan Kecerdasan Emosional, Mitos atau Fakta?
3. Satu Setengah Meter (Five Feet Apart) — Rachael Lippincott
Five Feet Apart karya Rachael Lippincott, Mikki Daughtry, dan Tobias Iaconis adalah novel romantis super baper yang bikin pembaca paham betapa berartinya satu sentuhan.
Mengisahkan Stella Grant dan Will Newman, dua remaja penderita fibrosis kistik yang saling jatuh cinta meski terpaksa menjaga jarak aman karena sekali saja bersentuhan bisa membunuh mereka.
Stella si gadis perfeksionis yang haus hidup dan Will si pemberontak yang sudah putus asa dengan pengobatan, justru saling melengkapi di lorong-lorong rumah sakit dengan cinta yang manis sekaligus getir.
Meski terhalang aturan medis, keduanya berani ‘mencuri jarak’ demi membuktikan bahwa cinta sejati kadang hanya perlu beberapa langkah lebih dekat.
Membaca kisah ini sekali duduk dijamin bikin dada sesak, air mata tumpah, dan hati tersentuh oleh arti perasaan yang tidak bisa diucapkan selain lewat sentuhan.
4. Call Me By Your Name — André Aciman
Call Me by Your Name karya André Aciman adalah novel romantis penuh getir yang mengisahkan cinta musim panas tak terlupakan antara Elio Perlman, remaja introvert berusia 17 tahun, dan Oliver, sarjana Amerika yang jadi tamu keluarganya di Italia tahun 1983.
Lewat percakapan canggung, ciuman terlarang di tempat-tempat sunyi, dan pelarian ke Roma yang membakar hasrat sekaligus rasa kehilangan.
Elio dan Oliver menorehkan memori cinta pertama yang pahit-manis, tak lekang hingga puluhan tahun kemudian, bahkan ketika jarak, waktu, dan realitas memisahkan mereka, kerinduan itu tetap hidup sebagai bagian dari siapa mereka.
Dengan narasi puitis dan dialog renyah yang merayakan kerumitan hasrat dan penyesalan, Call Me by Your Name jadi bacaan romantis super baper yang sanggup membuatmu hanyut dan patah hati dalam sekali duduk.
5. The Fault in Our Stars — John Green
Merupakan novel romantis sekaligus tragis yang bikin hati baper seketika, berkisah tentang Hazel Grace Lancaster, remaja 16 tahun dengan kanker tiroid stadium lanjut yang bertemu Augustus Waters, penyintas osteosarkoma, di sebuah kelompok dukungan pasien kanker.
Lewat obrolan penuh sarkasme, diskusi buku, petualangan ke Amsterdam demi jawaban dari novel favorit, hingga momen ciuman manis di Anne Frank House.
Kisah Hazel dan Gus menjelma jadi potongan waktu yang manis sekaligus getir, karena di balik tawa mereka, kematian selalu menunggu di tikungan.
Melalui dialog yang pedih dan eulogi yang bikin berlinang air mata, novel ini menegaskan bahwa cinta adalah memilih siapa yang layak membuat kita terluka, dan bahwa meski hidup singkat, beberapa kenangan layak diperjuangkan habis-habisan.
Sebuah bacaan romantis yang sanggup membuatmu jatuh cinta, patah hati, dan bersyukur dalam sekali duduk.
Baca Juga: Rekomendasi Novel Indie Anti Mainstream: Ceritanya Berbeda, Bikin Kamu Lupa Bacaan Pasaran!
Membaca satu dari lima novel romantis super baper ini bukan cuma soal menikmati kisah cinta yang bikin senyum-senyum sendiri, tapi juga soal meresapi betapa hidup ini rapuh, penuh luka, tapi indah untuk diperjuangkan, meski hanya sebatas kata-kata.
Jadi, pilih novel mana dulu yang mau kamu taklukkan dalam sekali duduk? Siapkan teh hangat, selimut nyaman, dan biarkan hati kamu jatuh cinta dan patah hati dalam satu tarikan napas. Selamat membaca dan selamat baper!
Editor : Jauhar Yohanis