JP Radar Nganjuk - Salah satu proyek adaptasi web novel paling dinanti akhirnya merilis trailer perdananya.
Omniscient Reader Viewpoint, yang dibintangi Ahn Hyo Seop dan Lee Min Ho, resmi memamerkan cuplikan perdananya ke publik. Namun sayang, sambutan yang datang tak semuanya hangat.
Alih-alih bikin takjub, banyak penggemar mengaku kecewa. Alasannya? CGI alias efek visual yang dinilai kurang maksimal. Padahal, ekspektasi sudah tinggi sejak proyek ini diumumkan, apalagi mengingat skala cerita yang megah dan penuh adegan fantasi.
Meski demikian, tak sedikit juga yang tetap penasaran karena kekuatan utama Omniscient Reader Viewpoint memang terletak pada jalan ceritanya yang unik dan kompleks.
Lalu sebenarnya, film ini tentang apa sih?
Omniscient Reader Viewpoint diadaptasi dari web novel berjudul sama yang sangat populer di kalangan pembaca digital.
Ceritanya mengikuti Kim Dok Ja (Ahn Hyo Seop), seorang pegawai kantoran biasa yang hidupnya berubah drastis saat dunia di sekitarnya tiba-tiba berubah menjadi dunia dari novel fantasi yang selama ini ia baca.
Berbekal pengetahuan tentang plot, karakter, dan konflik dalam novel tersebut, Kim Dok Ja kini jadi satu-satunya orang yang tahu bagaimana “cerita” ini akan berjalan dan bagaimana seharusnya berakhir.
Ia pun harus bekerja sama dengan Yoo Joong Hyuk (Lee Min Ho), sang karakter utama dalam novel yang kini hidup di dunia nyata.
Meski awalnya berjalan sendiri-sendiri, mereka akhirnya mulai membentuk aliansi demi menyelesaikan 99 skenario kehancuran yang terus datang silih berganti.
Tak hanya dua karakter utama, film ini juga diperkuat deretan karakter pendukung seperti Yoo Sang Ah (Chae Soo Bin), Lee Hyun Sung (Shin Seung Ho), Jung Hee Won (Nana), Lee Ji Hye (Jisoo), dan Lee Gil Young (Kwon Eun Seong).
Dalam posternya, keenam karakter utama berdiri di bawah cahaya tajam scenario semacam sistem yang mengatur nasib mereka.
Kalimat yang terpampang di poster, “Novel yang hanya aku yang tahu, kini jadi kenyataan,” makin bikin penasaran dengan konflik yang akan dihadapi Kim Dok Ja cs.
Teasernya dibuka dengan kehidupan biasa Dok Ja di kereta bawah tanah, sebelum tiba-tiba muncul goblin bernama Bihyung yang memaksa manusia untuk saling bunuh demi bertahan hidup. Dari situlah dunia berubah.
Setiap karakter kini harus bertarung, memilih strategi, dan mencari celah untuk menyelesaikan skenario yang bisa saja berujung maut.
Menariknya, Kim Dok Ja bukan sekadar bertahan hidup. Ia ingin menulis ulang akhir cerita yang ia cintai. “Bersama teman-temanku, aku akan menulis ulang akhir cerita ini,” ujarnya dalam teaser.
Omniscient Reader Viewpoint bukan sekadar film aksi fantasi. Ia bicara tentang takdir, pilihan, dan kekuatan narasi.
Lewat tokoh yang tahu jalannya cerita, film ini justru mempertanyakan, apakah kita bisa mengubah ending yang sudah ditulis?
Meski sempat membuat fans kecewa karena CGI yang belum maksimal, Omniscient Reader Viewpoint masih menyimpan harapan.
Dengan plot sekuat ini, siapa tahu filmnya nanti bisa menebus semua ekspektasi yang sempat jatuh. Yang jelas, penggemar novel dan penonton awam akan punya alasan untuk tetap menunggu tanggal tayangnya.
Penulis: Marta - Mahasiswa Magang UIN Sunan Ampel Surabaya
Editor : Jauhar Yohanis