JP Radar Nganjuk — Anime Dandadan akhirnya resmi hadir dengan musim kedua yang sudah ditunggu-tunggu. Setelah sukses dengan musim pertamanya, Dandadan Season 2 langsung menyuguhkan kelanjutan cerita penuh kejutan lewat empat arc seru yang diadaptasi dari manga aslinya.
Musim terbaru ini dibuka dengan Cursed House Arc yang menyoroti rumah misterius milik Jiji, sahabat masa kecil Momo. Dalam arc ini, penonton disuguhkan pertarungan sengit Okarun melawan Evil Eye yang merasuki tubuh Jiji. Konflik ini semakin panas ketika Momo dan Okarun harus menyelamatkan Jiji sekaligus mencegah bencana letusan gunung berapi.
Baca Juga: Banyak Pilihan! Ini Tempat Nonton Anime Legal Selain Netflix
Setelah Cursed House Arc, cerita berlanjut ke Evil Eye Arc yang mengungkap lebih dalam asal-usul makhluk jahat tersebut. Meski tahu risikonya, Jiji menolak mengusir Evil Eye demi rasa empatinya yang besar, membuat Okarun dan Momo terpaksa tetap mengawasi sahabat mereka agar tidak kembali dirasuki.
Petualangan semakin menegangkan dalam Kaiju Threat Arc yang memperkenalkan monster raksasa alias Kaiju. Okarun, Momo, Jiji, dan Aira harus bekerja sama melawan ancaman baru ini sembari mengejar bola emas kedua yang penting bagi kekuatan Okarun. Tak hanya itu, karakter baru bernama Kinta Sakata juga akan ikut meramaikan jalannya cerita.
Baca Juga: Kenapa The Summer Hikaru Died Jadi Anime Horor Paling Dibicarakan di Netflix?
Dandadan Season 2 mulai menyentuh Space Globalists Arc, salah satu arc terpanjang dan terbaik di seri manganya. Arc ini mempertemukan Okarun dan Momo dengan ancaman ganda yaitu Yokai dan alien sekaligus. Reiko Kashima, Yokai terkuat, muncul dengan dendam pada Momo, sementara Bamora dari ras alien Sumeria mulai menaruh hati pada Okarun, membuat konflik semakin rumit.
Dengan total 12 episode, Dandadan Season 2 sudah tayang perdana sejak 3 Juli 2025 di Netflix dan Crunchyroll. Siap-siap menikmati aksi supernatural penuh komedi gelap yang bakal bikin penasaran sampai akhir musim!
Penulis: Dania Karlita Ningsih Mahasiswa Magang Universitas Brawijaya
Editor : Jauhar Yohanis