JP RADAR NGANJUK- Tak hanya sekedar bikin umur Panjang, pola makan tradisional jepang ternyata juga bisa menjadi obat alami untuk menjaga kesehatan tubuh dan mental. Studi yang dipublikasikan di Psychiatry and Clinical Neurosciences menganalisis data dari 12.500 pekerja Jepang antara tahun 2018-2021.
Peneliti ini membuat skor kepatuhan diet Washoku berdasarkan konsumsi makanan seperti nasi putih, sup miso, ikan, sayuran, rumput laut, jamur, the hijau, dan produk kedelai. Hasil dari penelitian ini adalah sebgai berikut:
Baca Juga: Demon Slayer Infinity Castle Rilis Global Agustus 2025, Sudah Pecahkan Rekor di Jepang!
- Pekerja yang mengikuti pola makan tradisional ini 17-20% lebih kecil kemungkinan menunjukkan gejala depresi dibandingkan yang paling rendah mengikuti pola ini.
- Hasil tetap konsisten bahkan setelah memperhitungkan usia, jenis, kelamin, pendidikan stress kerja, tidur kebiasaan merokok, dan aktivitas fisiki. Pernyataan ini dikutip dari The Japan Times.
Pola makan ini dikenal dengan Washoku, yang secra harfiah berarti “makanan Jepang”. Washoku menekankan keseimbangan nutrisi, kealamian bahan, serta penyajian yang minim pengolahan. Menu seperti sup miso, ikan panggang, tahu, nasi, dan acar sayur bukan hanya memanjakan lidah, tapi juga menutrisi oatak.
Baca Juga: Erigo vs 3Second: Brand Lokal, Gaya Global – Mana Pilihan Favorit Mu?
Ahli gizi dari jepang mennyebut bahwa kandungan omega-3 dari ikan laut, isoflavone dari kedelai, dan antioksidan dalam the hijau berperan penting dalam menstablkan suasana hati dan mencegah perdagangan otak, yang selama ini dikaitkan dengan depresi. Maka dari itu tak heran tingkat depresi dijepang cenderung lebih rendah, terutama di kalangan lansia yang masih memegang teguh pola makan tradisional ini.
Ditengah trend makanan cepat saji yang tinggi lemak dan gula, gaya makanan jepang bisa menjadi inspirasi. Bukan berarti harus meninggalkan nasi pecel, atau soto, tapi apa salahnya untuk mengadopsi bebrapa prinsip sehat ala Washoku?
Baca Juga: 7 Hari Menu Diet Tinggi Protein: Lengkap Sarapan, Makan Siang & Malam + Daftar Belanja
Jadi, mungkin saatnya mulai menyesap the hijau di sore hari, menambah porsi sayur, atau memilih ikan ketimbang gorengan. Karena siapa sangka, menjaga pola makan bisa jasi cara sedarhana melawan depresi.
Penulis: Sabilatul Nur Hartanti- Mahasiswa UIN SATU Tulungagung.
Editor : Jauhar Yohanis