Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Kenapa Mulut Tetap Bau Meski Sudah Sikat Gigi? Ini Penjelasannya

Internship Radar Kediri • Minggu, 27 Juli 2025 - 22:15 WIB

ilustrasi orang menutup mulut
ilustrasi orang menutup mulut

JP RADAR NGANJUK-Menyikat gigi secara rutin sering dianggap cukup untuk menjaga nafas tetap segar. Namun, banyak orang masih mengalami bau mulut meskipun telah membersihkan gigi secara teratur. Apa sebenarnya yang membuat mulut tetap berbau tidak sedap?

Ternyata, penyebab bau mulut tidak hanya berasal dari gigi, tetapi juga dari area mulut lainnya dan bahkan kondisi tubuh secara keseluruhan. Berikut penjelasan mengapa mulut tetap bau ketika sudah menyikat gigi.

Baca Juga: YOONA SNSD Jadi Koki Kerajaan dalam Drama Fantasi Romantis “Bon Appétit, Your Majesty”

Kurang Sempurna Membersihkan Mulut 

Meskipun sudah sikat gigi, sering kali area antara gigi, garis gusi, dan permukaan lidah tidak dibersihkan secara maksimal. Sisa makanan, plak, dan bakteri yang tertinggal di area tersebut bisa menjadi penyebab utama nafas tetap bau. Membersihkan lidah dan rutin flossing sangat penting untuk mengatasi masalah ini.

Lupa Membersihkan Lidah 

Permukaan lidah sering kali menjadi tempat menempelnya bakteri yang menghasilkan senyawa berbau sulfur. Jika tidak disikat atau dikikis, bakteri ini tetap berkembang meski gigi bersih.

Baca Juga: Overthinking Terus? Ini 5 Cara Simpel Jaga Kesehatan Mental

Mulut Kering 

Air liur berperan penting membersihkan sisa makanan dan bakteri. Jika produksi air liur berkurang (mulut kering), misalnya karena dehidrasi, efek samping obat, kebiasaan bernafas lewat mulut, konsumsi alkohol atau merokok, maka bakteri penyebab bau mulut berkembang lebih pesat, meskipun anda rajin sikat gigi.

Penyakit Gusi dan Karies Gigi

Infeksi pada gusi (periodontitis) atau gigi berlubang menjadi tempat “bersembunyi” bakteri penghasil bau, yang tidak cukup terjangkau sikat gigi saja. Ini bisa menyebabkan bau mulut menetap sampai infeksi diatasi secara menyeluruh.

Baca Juga: Gaya Outdoor Rasa Urban: Tas Eiger vs Rei, Ini Pilihan Favorit Gen Z

Pengaruh Makanan dan Gaya Hidup

Makanan seperti bawang, bawang putih, kopi, dan makanan pedas bisa menyebabkan bau mulut menetap, bahkan setelah menyikat gigi, karena senyawanya bertahan di aliran darah dan keluar lewat paru-paru. Merokok juga menyebabkan bau mulut dan memperburuk kesehatan mulut.

Masalah Kesehatan Lain

ika seluruh kebersihan mulut sudah dijaga, bau mulut yang terus-menerus bisa menandakan masalah medis lain seperti gangguan saluran cerna (GERD), infeksi sinus, diabetes, penyakit hati atau ginjal. Dalam kondisi ini, konsultasi ke dokter sangat dianjurkan

Baca Juga: Wanita Petite Lebih Baik Pakai Blazer Panjang atau Pendek? Simak Berikut

Nafas tetap bau meski sudah sikat gigi umumnya disebabkan oleh kurangnya kebersihan area mulut tertentu (lidah, sela gigi), mulut kering, penyakit gusi, hingga faktor kesehatan lain di luar rongga mulut. Untuk mengatasinya, pastikan melakukan perawatan mulut lengkap (sikat gigi, flossing, pembersihan lidah, hidrasi cukup), serta konsultasi ke dokter gigi jika bau mulut tidak kunjung hilang.

Baca Juga: Indomie vs Mie Sedaap: Mana yang Lebih Enak, Murah, dan Mengenyangkan?

Dinda Lailli Ningtyas-Mahasiswa UIN SATU Tulungagung

Editor : Jauhar Yohanis
#Perawataan gigi #sikat gigi #bau mulut #Kebersihan Tubuh #gigi