JP Radar Nganjuk — Film Panggil Aku Ayah bukan sekadar film adaptasi. Di balik alur dramanya yang menyentuh, ada banyak hidden gem produksi dan cerita yang bikin film ini beda dari remake pada umumnya. Ini dia 7 fakta menariknya yang perlu kamu tahu sebelum nonton!
1. Tentang Keluarga yang Lahir dari Rasa, Bukan Garis Darah Semata
Konsep keluarga di film ini unik yaitu keluarga tak biasa yang lahir dari situasi pelik, anak jadi jaminan utang! Tapi seiring waktu, hubungan Dedi, Tatang, dan Intan (Myesha Lin) tumbuh menjadi kasih sayang tulus tanpa syarat. Moral value-nya jelas: keluarga itu tentang hati, bukan selalu darah.
2. Adaptasi Legal, Kolaborasi Global
Baca Juga: Drama Korea The Defects Makin Gila! Episode Baru Bocorkan Fakta Mengejutkan
Bukan adaptasi setengah-setengah. Panggil Aku Ayah diangkat langsung dari film Korea Pawn (2020) yang booming di box office Korea Selatan dengan 1,7 juta penonton & pendapatan lebih dari $13 juta USD. Visinema Pictures menggandeng CJ Entertainment yaitu rumah produksi asli Pawn. Jadi vibes ceritanya tetap otentik tapi dikemas dengan rasa Indonesia yang kuat.
3. Dikawal Sutradara Berkelas Piala Citra
Film ini digarap oleh Benni Setiawan, nama di balik film-film berkualitas Indonesia. Benni bukan sutradara baru, ia sudah mengantongi Piala Citra, penghargaan tertinggi di perfilman nasional. Jadi kualitas storytelling, sinematografi, dan mood film ini tak perlu diragukan lagi.
4. Genre Gabungan Drama & Komedi
Baca Juga: Lagi LDR? 6 Film Romantis Ini Bisa Bikin Kamu Makin Baper
Walau diadaptasi dari drama Korea yang menyayat hati, Panggil Aku Ayah dikemas dengan balutan drama dan komedi. Dua karakter penagih utang, Dedi (Ringgo Agus) & Tatang (Boris Bokir), justru jadi sumber comic relief di tengah cerita haru. Balance banget, bikin nangis, tapi juga bikin ketawa hangat.
5. Kental Nuansa Lokal, Dekat dengan Realita Indonesia
Walau ceritanya adaptasi, detailnya sangat Indonesia banget. Dari latar ekonomi, status sosial, hingga kisah Rossa (ibu Intan) yang harus kerja sebagai TKI demi membayar utang, semua sangat relatable dengan realitas masyarakat urban Indonesia.
Baca Juga: No Other Choice Tembus Festival Film Venesia! Lee Byung Hun & Son Ye Jin Siap Guncang Layar Dunia!
6. Jajaran Pemain yang Pas Banget
Ringgo Agus Rahman & Boris Bokir dikenal kocak, tapi di sini mereka memadukan sisi humor & dramatis. Myesha Lin sebagai Intan kecil sukses mencuri perhatian, sedangkan Tissa Biani hadir sebagai Intan dewasa yang emosinya lebih kompleks. Perpaduan generasi aktor muda & senior bikin ceritanya makin hidup.
7. Tanggal Rilis Spesial & Potensi Pecah Rekor
Setelah sukses Jumbo di awal 2025, Visinema langsung tancap gas merilis Panggil Aku Ayah di 7 Agustus 2025, berdekatan dengan momen libur kemerdekaan. Timing ini pas banget buat nonton bareng keluarga, sahabat, atau pasangan, apalagi filmnya punya pesan reflektif yang hangat.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Novel Biografi Tokoh yang Seru Dibaca Seperti Fiksi, Bikin Sulit Berhenti Membaca!
Lewat sentuhan hangat drama dan komedi, Panggil Aku Ayah hadir bukan sekadar adaptasi, tetapi jadi pengingat kuat bahwa keluarga bisa lahir dari siapa saja, di mana saja, dan dalam keadaan paling tak terduga sekalipun.
Penulis: Dania Karlita Ningsih Mahasiswa Magang Universitas Brawijaya
Editor : Jauhar Yohanis