JP Radar Nganjuk - Tiba-tiba pengin makan cokelat, es krim, atau minuman manis padahal nggak lagi lapar? Bisa jadi itu bukan sekadar ‘ngidam’, tapi sinyal dari tubuh kalau kamu sedang kekurangan nutrisi penting.
Ngidam gula sering dikaitkan dengan kekurangan beberapa zat gizi seperti magnesium, kromium, zinc, tryptophan, omega-3, vitamin B kompleks (B1, B6, B12), dan protein.
Kalau tubuh nggak cukup dapat nutrisi ini, otak akan memberi sinyal minta ‘energi cepat’, dan yang paling gampang ya dari gula.
Padahal, ada cara lebih sehat untuk mengatasinya, penuhi kebutuhan nutrisinya dari makanan alami.
- Magnesium: Bisa didapat dari pisang dan brokoli. Nutrisi ini penting untuk mengatur kadar gula darah dan menenangkan sistem saraf.
- Kromium: Ada di kentang dan jeruk. Kromium membantu tubuh mengatur insulin dan mengurangi ngidam manis.
- Zinc: Cukup makan bayam dan alpukat untuk bantu jaga kestabilan hormon dan metabolisme.
- Tryptophan: Ada di kacang hijau dan kale. Ini adalah asam amino yang membantu produksi serotonin, hormon bahagia.
- Omega-3: Sumbernya dari ubi, biji chia, dan ikan. Lemak sehat ini bantu jaga fungsi otak dan kestabilan emosi.
- Vitamin B kompleks (B1, B6, B12): Banyak di ubi jalar dan sayuran hijau. Fungsinya penting untuk energi dan mood.
- Protein: Bisa dari daging sapi, ayam, telur, tahu, dan tempe. Protein bikin kenyang lebih lama dan bantu cegah ngidam berlebihan.
Jadi, kalau kamu sering ngidam yang manis-manis, coba cek lagi asupan harianmu. Bisa jadi tubuhmu cuma minta ‘asupan asli’, bukan gula tambahan.
Penulis: Marta - Mahasiswa Magang UIN Sunan Ampel Surabaya
Editor : Jauhar Yohanis