Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Ketika Mantan Tak Punya Apa-Apa, dan Si Kaya Menggoda Pilihan Lucy di Film Materialis 2025

Jordan Rafael Anggara Saragih • Jumat, 1 Agustus 2025 | 19:15 WIB
Materialis
Materialis

JP RADAR NGANJUK- Film terbaru karya sutradara Celine Song yang berjudul "Materialis" siap menggugah emosi penonton dengan cerita cinta yang penuh dilema antara idealisme dan materi.


Diproduksi oleh rumah produksi terkenal A24 (Amerika Serikat), film ini akan tayang perdana pada 13 Juni 2025 dan dibintangi oleh tiga aktor ternama: Dakota Johnson, Chris Evans, dan Pedro Pascal.
Mengusung genre romansa komedi, Materialis tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga menyentuh aspek emosional dan prinsip dalam memilih pasangan.

Cerita ini berfokus pada karakter Lucy Mason , seorang wanita yang cerdas dan ambisius yang bekerja di Adore, sebuah biro jodoh profesional di New York. Lucy dikenal sebagai mak comblang yang sukses, telah mempertemukan banyak pasangan hingga ke pelaminan.

Namun, pekerjaannya tidak selalu mudah, terutama ketika harus menghadapi klien dengan kriteria yang tidak realistis, mulai dari menolak wanita bertubuh gemuk, hingga hanya menginginkan pasangan yang lebih muda meskipun dirinya sudah berusia paruh baya.

Dalam salah satu adegan, Lucy dengan tegas menjawab protes klien: “Kami bukan barang yang bisa diganti sesuka hati.

Kami manusia, memiliki emosi, dan hubungan dibangun dari saling mendukung.” Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa baginya, perjodohan bukan sekadar transaksi, melainkan tentang hubungan yang tulus dan bermakna.

Perjalanan Lucy mengalami perubahan ketika ia menghadiri pesta pernikahan mantan kliennya, Charlotte, yang kini telah resmi menikah. Di acara tersebut, Lucy diminta untuk menenangkan Charlotte yang tiba-tiba menangis karena merasa minder dengan penghasilan pasangannya.

Lucy hadir sebagai sahabat sejati, memberinya semangat dengan kalimat: “Ini adalah perjuanganmu dan keputusanmu. Majulah, aku akan selalu ada di sisimu.”

Namun, kejutan yang sebenarnya muncul ketika Lucy bertemu dengan Harry, saudara dari mempelai pria. Harry adalah seorang pria yang mapan dengan bisnis keluarga yang sukses. Mereka berbincang dengan hangat, dan Lucy menawarkan kartu nama biro jodohnya.

Saat memesan minuman vodka dan madu, Lucy tiba-tiba bertemu dengan John , mantan kekasihnya yang kini bekerja sebagai pramusaji.

Rasa rindu pun membuncah, dan John bahkan mengajak Lucy untuk pulang bersama setelah pesta, ajakan yang ia terima.

Dari sini, konflik batin Lucy mulai muncul. Harry mulai menunjukkan ketertarikan, bahkan menggoda Lucy untuk berkencan dengannya.

Namun, Lucy mengakui pada dirinya sendiri bahwa ia tidak berminat untuk kembali berkencan. Ia masih memikirkan John, tetapi di sisi lain, ia juga mempertanyakan masa depan finansialnya bersama pria yang berpenghasilan terbatas.

 Apakah Lucy akan memilih Harry dengan segala kemewahan dan kestabilan hidupnya, atau John, mantan yang ia kenal dengan baik namun tidak memiliki banyak harta?

Film Materialis memperoleh skor 6.5 dari 10 di IMDb. Meskipun bukan angka yang sempurna, film ini tetap patut untuk ditonton karena menyajikan dinamika kisah cinta yang relevan dengan kehidupan modern.

Bagaimana kita memandang cinta, apakah hanya berdasarkan perasaan, atau ada nilai materi yang tidak bisa diabaikan?

"Materialis" bukan hanya sekadar film romansa biasa. Ia menantang penonton untuk merenungkan kembali makna cinta, pilihan hidup, dan bagaimana kita menghargai pasangan dalam dunia yang serba instan.

Editor : Jauhar Yohanis
#komedi #Romansa #sinopsis #biro jodoh #film #materialistis