JP RADAR NGANJUK- Banyak orang tua mengeluhkan anak yang sulit fokus saat belajar di rumah. Duduk lima menit, sudah lari ke dapur. Baru buka buku, tiba-tiba minta ganti pensil, atau malah asyik main HP. Penurunan konsentrasi terhadap anak memang sering terjadi, tetapi jika hal itu dibiasakan akan menimbulkan rasa malas dalam belajar. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi orang tua yang mendampingi anak belajar setiap hari.
Namun jangan khawatir, ada beberapa cara sederhana namun efektif yang bisa dilakukan untuk membantu meningkatkan konsentrasi anak. Yuk, simak 5 tips berikut!
Baca Juga: Susah Fokus Saat Belajar? Bisa Jadi Kamu Belum Tahu Gaya Belajarmu Sendiri!
1. Ciptakan Ruang Belajar yang Nyaman & Bebas Gangguan
Lingkungan belajar sangat memengaruhi fokus anak. Hindari belajar di tempat yang ramai seperti ruang TV. Sediakan meja khusus, pencahayaan yang cukup, dan jauhkan gadget yang tidak diperlukan. Agar anak tetap konsentrasi ke pelajaran.
2. Gunakan Metode Belajar Singkat tapi Teratur (Pomodoro Style)
Anak-anak usia sekolah dasar umumnya hanya mampu fokus maksimal selama 20–30 menit. Maka, gunakan teknik belajar singkat (misalnya 25 menit belajar, 5 menit istirahat), agar tidak cepat bosan. Dan metode ini akan menjadikan anak tertarik untuk mencobanya lagi, karena tidak ada tekanan yang mendesaknya.
3. Pastikan Asupan Nutrisi yang Mendukung Otak
Konsentrasi erat kaitannya dengan pola makan. Pastikan anak mendapat asupan kaya omega-3, zat besi, dan vitamin B seperti dari telur, ikan, sayur hijau, dan kacang-kacangan. Hindari terlalu banyak gula karena bisa membuat anak jadi hiperaktif lalu cepat lelah.
Baca Juga: Bikin Anak Betah Belajar! Ini 7 Cara Seru dan Efektif Didampingi Orang Tua
4. Latih Fokus Anak Lewat Permainan Edukatif
Main bukan berarti membuang waktu. Justru beberapa permainan seperti puzzle, lego, atau tebak kata bisa melatih daya pikir dan fokus anak dengan cara yang menyenangkan. Sesekali boleh juga gunakan aplikasi belajar interaktif yang mendidik.
5. Pastikan Anak Tidur Cukup dan Berkualitas
Kurang tidur bisa membuat anak mudah lelah dan tidak bisa fokus. Usia anak SD idealnya membutuhkan 9-11 jam tidur per hari. Hindari kebiasaan bermain gadget sebelum tidur karena bisa mengganggu kualitas istirahat.
Proses meningkatkan fokus atau konsentrasi anak bukan hal instan, tapi bisa dilakukan secara perlahan lewat kebiasaan yang baik dirumah. Kunci utama dari semua ini adalah rutinitas, lingkungan yang kondusif, dan mendapat dukungan penuh dari orang tua. Sebagai orang tua harus sabra dan konsisten, maka anak pun akan lebih mudah berkonsentras dan belajar akan menjadi kegiatan yang menyenangkan.
Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu, Inilah 5 Manfaat Belajar Musik Bagi Anak
Penulis: Sabilatul Nur Hartanti- Mahasiswa UIN SATU Tulungagung
Editor : Jauhar Yohanis