JP Radar Nganjuk – Di tengah maraknya game sepak bola modern, PES atau eFootball masih jadi primadona di rental PlayStation wilayah Kediri. Meski EA Sports FC (dulu FIFA) hadir dengan grafis memukau dan lisensi resmi klub-klub besar dunia, nyatanya pengunjung rental tetap setia mengandalkan game buatan Konami ini untuk adu skill di layar TV.
Faktor Kebiasaan Sejak Dulu
Menurut pemilik rental PS di kawasan Pare, mayoritas pemain sudah akrab dengan PES sejak zaman PS2.
Kontrolnya yang simpel dan gameplay yang cepat membuat pemain enggan pindah ke game lain. “Anak-anak sudah nyaman, jadi kalau disuruh main FIFA malah bingung,” ujar Dimas, salah satu pemilik rental.
Harga Lebih Bersahabat
Selain faktor kebiasaan, harga juga jadi alasan. eFootball kini tersedia gratis dan pembaruan patch bisa dilakukan dengan biaya terjangkau.
Sebaliknya, EA Sports FC dibanderol cukup tinggi, sehingga rental memilih game yang lebih ekonomis.
Patch Lokal Jadi Daya Tarik
PES di rental PS sering dimodifikasi dengan patch yang memuat Liga 1 Indonesia, komentator lokal, dan tampilan pemain yang akrab di telinga. Hal ini membuat pengalaman bermain jadi lebih dekat dengan keseharian pecinta bola tanah air.
Turnamen Bikin Ramai
Tak hanya untuk hiburan, PES/eFootball juga kerap dijadikan ajang turnamen. Dari tingkat RT hingga event skala kecamatan, PES menjadi pilihan karena gameplay-nya yang mudah dipelajari semua kalangan.
Keseruan Jadi Prioritas
Bagi pengunjung rental PS, keseruan bermain bareng teman jauh lebih penting daripada lisensi klub atau grafis super realistis. “Yang penting bisa ketawa bareng kalau ada yang kalah telak,” kata Rio, pemain setia PES.
Kesimpulan
Selama kebersamaan dan hiburan jadi tujuan utama, PES/eFootball sepertinya akan terus bertahan sebagai raja di rental PS Kediri. EA Sports FC boleh saja megah dengan lisensi resmi, tapi di sini, keseruan main bareng masih jadi juaranya.
Author : Muhammad Farhansyah - PSDKU Polinema Kediri
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira