Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Konten Kreator @satuphil Sindir Film Merah Putih One For All Berbudget Rp6 Miliar, Warganet: “Grafiknya Kayak Mimpi Buruk”

Internship Radar Kediri • Rabu, 13 Agustus 2025 | 23:15 WIB

Konten Kreator TikTok @satuphil Sindir Film Merah Putih One For All
Konten Kreator TikTok @satuphil Sindir Film Merah Putih One For All

JP-RADAR NGANJUK-Film animasi Merah Putih One For All kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, sindiran datang dari kreator konten TikTok @satuphil yang mengunggah video berisi kritik pedas terhadap kualitas film tersebut.

Video yang diposting pada 12 Agustus 2025 itu menyoroti visual dan desain karakter yang dinilai tidak sebanding dengan anggaran produksi sebesar Rp 6 miliar.

Dalam video berdurasi singkat tersebut, @satuphil mengawali komentarnya dengan menyebut, “Budget-nya 6 miliar, tapi kok karakternya masih kayak diambil dari internet?” Ia lalu menyoroti salah satu karakter yang disebut mirip “versi Dark Web” dan menyindir bahwa sebagian besar dana justru diselewengkan untuk “membeli AK-47”.

Baca Juga: Jeongyeon TWICE Debut Film! Perankan Perawat Militer di New Soldier: The Movie

Tak berhenti di situ, ia juga melontarkan candaan tentang salah satu karakter“ yang lain kurus kurus, kok yang ini pakai steroid sendiri” dan pengisi suara burung spesies langka yang menurutnya terdengar seperti monyet.

Video tersebut ditutup dengan pernyataan satir, “Uang segitu mending buat beli anjing robot, sumpah.” Gaya penyampaian yang lugas dan jenaka membuat warganet ramai-ramai menonton dan mengomentari unggahan itu.

Unggahan @satuphil ini langsung memancing reaksi beragam dari pengguna TikTok. Seorang warganet dengan nama pengguna @nepstune_ menulis, “Ga terima rilis di bioskop” yang mendapat ribuan tanda suka. Komentar lain menyebut, “Bagusan Adit Sopo Jarwo ya, jauh,” dan “Grafiknya kaya mimpi buruk,” menambah panjang daftar kritik terhadap film ini.

Baca Juga: Menguak Realitas Pelecehan Lewat Cerpen Menyusu Ayah Karya Djenar Maesa Ayu

Film Merah Putih One For All sendiri merupakan bagian dari seri film animasi bertema nasionalisme yang sebelumnya telah dipromosikan secara masif. Pihak produksi mengklaim telah mengerahkan teknologi animasi modern dan sumber daya profesional untuk menggarap film ini. Namun, sejak rilis, film ini kerap menuai kritik terkait kualitas animasi, jalan cerita, hingga penggambaran karakter.

Fenomena kritik terhadap film berbudget besar bukan hal baru di industri hiburan Indonesia. Beberapa tahun terakhir, sejumlah film juga menjadi bahan perbincangan warganet karena dinilai tak memenuhi ekspektasi meski menelan biaya produksi tinggi. Media sosial seperti TikTok pun sering menjadi wadah bagi kreator untuk menyampaikan pendapat mereka secara langsung dan kreatif.

Baca Juga: Kenapa Weapons Jadi Film Horor Paling Ditunggu 2025? Ini Sinopsis dan Fakta Mengerikannya

Video kritik dari @satuphil sudah dibanjiri ratusan komentar dan ribuan tanda suka. Baik produser maupun pihak terkait film Merah Putih One For All belum memberikan tanggapan resmi atas sindiran tersebut. Sementara itu, perdebatan di dunia maya terus berlanjut, memunculkan berbagai opini tentang standar kualitas film animasi di Indonesia.

 

Penulis: Annisa Aulia Mujiono-Universitas Negeri Surabaya

Editor : Jauhar Yohanis
#kemerdekaan #Film Indonesia 2025 #Film Merah Putih One for All #konten kreator #animasi