Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah Video

Film Animasi Nasional “Merah Putih: One For All” Batal Tayang, Publik Heboh di Media Sosial

Jauhar Yohanis • Jumat, 15 Agustus 2025 | 18:31 WIB

Poster pembatalan penayangan film Merah Putih One for All di Cinepolis
Poster pembatalan penayangan film Merah Putih One for All di Cinepolis

Rencana penayangan film animasi nasional Merah Putih: One For All yang semula dijadwalkan meramaikan bioskop pada peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 RI, resmi dibatalkan oleh Cinepolis Indonesia. Kabar tersebut diumumkan lewat unggahan Instagram resmi @cinepolisid pada Kamis (14/8) malam, lengkap dengan poster film yang diberi label besar “Batal Tayang” berwarna merah mencolok.

Film ini mengisahkan petualangan sekelompok anak dalam misi menemukan bendera Merah Putih yang hilang. Namun, sejak trailer resminya dirilis, respons warganet terbelah. Banyak yang mempertanyakan alur cerita, terutama karena di adegan pembuka terlihat banyak bendera berkibar, tetapi konflik utama justru berfokus pada pencarian bendera yang hilang.

Selain alur yang dinilai janggal, kritik juga diarahkan pada kualitas animasi yang dianggap kurang rapi dan pengisi suara yang dinilai kurang sesuai. Meski demikian, sebagian penonton justru penasaran ingin menonton untuk membuktikan sendiri kebenaran kritik tersebut.

 Baca Juga: Kritik Pedas! Logat Jawa Timur di Film Merah Putih One for All Bikin Warganet Timur Meradang

Keputusan batal tayang ini memicu lebih dari 4.000 komentar di Instagram Cinepolis dalam waktu kurang dari 24 jam. Ragam tanggapan bermunculan, mulai dari komentar satir, dukungan, hingga kekecewaan. Akun @faisalsirimongkolnawin, misalnya, menyindir dengan mengutip dialog film, “Berhenti, jangan lanjut,” yang disukai lebih dari 10 ribu pengguna. Ada juga komentar heran seperti dari akun @fahmi_skr yang menulis, “Kenapa gak jadi tayang? Gak nasionalis banget sih. Btw bagus keputusannya, min.”

Tidak sedikit pula yang lega mendengar kabar ini, seperti komentar singkat akun terverifikasi @kukuya yang hanya menulis, “Alhamdulillah.”

Banyak pecinta film animasi berharap ada klarifikasi resmi dari pihak produser mengenai alasan pembatalan. Sebagian mengusulkan agar film tetap dirilis di platform digital agar publik tetap bisa menonton. Di sisi lain, kasus ini kembali memicu perbincangan soal dukungan terhadap industri animasi nasional yang mengangkat tema kebangsaan.

Hingga kini, unggahan “Batal Tayang” di Instagram Cinepolis masih ramai diperbincangkan. Tanpa penjelasan detail, spekulasi publik terus berkembang. Satu hal yang pasti, Merah Putih: One For All sudah lebih dulu menjadi fenomena viral sebelum sempat memutar satu adegan pun di layar bioskop.

Editor : Jauhar Yohanis
#batal tayang #Merah Putih One for All #cinepolis