Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Gagal Diet Terus? Intip Perbandingan Diet Mediterania dan Intermittent Fasting yang Wajib Kamu Tahu!

Internship Radar Kediri • Minggu, 17 Agustus 2025 | 16:15 WIB
Ilustrasi Makanan Diet
Ilustrasi Makanan Diet

JP Radar Nganjuk – Dua pola makan sedang populer di kalangan pelaku hidup sehat: Diet Mediterania dan Intermittent Fasting (IF). Keduanya punya klaim masing-masing, satu fokus pada pola makan seimbang, satunya lagi menekankan waktu makan. Pertanyaannya, mana yang lebih baik untuk kesehatan jangka panjang?

Apa Itu Diet Mediterania?

Diet Mediterania berasal dari pola makan tradisional masyarakat Italia, Yunani, hingga Spanyol. Menu utamanya mencakup:

Studi dari Harvard School of Public Health dan New England Journal of Medicine menunjukkan diet ini efektif menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga Alzheimer.

Kelebihannya, pola makan ini fleksibel, mudah dipadukan dengan makanan sehari-hari, serta mendukung semua kebutuhan nutrisi harian.

Apa Itu Intermittent Fasting (IF)?

Berbeda dengan Diet Mediterania, Intermittent Fasting bukan soal apa yang dimakan, tapi kapan. Pola IF yang populer antara lain:

Manfaat IF menurut sejumlah penelitian:

Namun, efeknya bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh. Saat jam makan pun tetap harus menjaga kualitas makanan.

Mana yang Lebih Baik?

Keduanya bahkan bisa digabungkan. Misalnya, menerapkan pola makan ala Mediterania dalam jendela waktu IF.

Yang paling penting adalah konsistensi dan kenyamanan. Karena diet terbaik adalah yang bisa kamu jalani tanpa merasa tersiksa.

 

Fun Fact

Tahukah kamu? Tubuh manusia sebenarnya sudah “terprogram” untuk berpuasa. Sejak zaman purba, manusia tidak makan 3 kali sehari, melainkan menyesuaikan dengan kondisi alam. Itulah sebabnya tubuh bisa bertahan 12–24 jam tanpa makanan.

 

Melanie Putri Devianasari - Mahasiswa UN PGRI Kediri

Editor : Miko
#diet #hidup sehat #pola makan #IF #puasa