Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Sinar UV Dapat Sebabkan Kanker Kulit? Ini Jawaban Ahli

Internship Radar Kediri • Rabu, 20 Agustus 2025 | 02:00 WIB
Gambar sinar uv yang mengenai kulit ilustrasi by SoraAI
Gambar sinar uv yang mengenai kulit ilustrasi by SoraAI

JP RADAR NGANJUK-Paparan sinar matahari di pagi hari sering dianggap menyehatkan. Namun, tahukah Anda bahwa terlalu lama berada di bawah sinar ultraviolet (UV) justru bisa meningkatkan risiko kanker kulit?

Menurut World Health Organization (WHO), radiasi UV, baik dari matahari maupun perangkat buatan seperti tanning bed, merupakan salah satu penyebab utama kanker kulit di seluruh dunia.

Mengapa Sinar UV Berbahaya?

Sinar UV terbagi menjadi dua jenis utama yaitu UVA dan UVB. UVA menembus lapisan kulit lebih dalam, memicu penuaan dini dan merusak kolagen. Sedangkan UVB lebih banyak mengenai lapisan luar kulit, menyebabkan kulit terbakar (sunburn).

Kerusakan berulang akibat sinar UV dapat mengubah DNA sel kulit. Jika tidak diperbaiki tubuh, sel-sel ini bisa berkembang menjadi kanker. American Cancer Society menegaskan bahwa paparan UV dari matahari dan tanning bed merupakan faktor risiko utama untuk semua jenis kanker kulit.

Dari Bercak Kecil hingga Ancaman Serius

Kanker kulit datang dalam berbagai bentuk. Karsinoma sel basal adalah yang paling umum, biasanya tumbuh lambat dan jarang menyebar. Karsinoma sel skuamosa lebih agresif, sedangkan melanoma merupakan tipe paling berbahaya karena dapat menyebar cepat ke organ lain.

Data dari Skin Cancer Foundation menunjukkan bahwa penggunaan tanning bed meningkatkan risiko melanoma hingga 75 persen jika dilakukan sebelum usia 35 tahun.

Siapa yang Harus Waspada?

Tak semua orang menghadapi risiko yang sama. Mereka yang berkulit cerah, sering beraktivitas di luar ruangan, memiliki riwayat keluarga dengan kanker kulit, atau terbiasa menggunakan tanning bed termasuk kelompok paling rentan.

Namun, bukan berarti kulit sawo matang terbebas dari bahaya. “Semua orang bisa terkena kanker kulit, tanpa terkecuali,” tegas para ahli dermatologi.

Matahari memang sahabat, tapi juga bisa jadi musuh. Dengan perlindungan yang tepat, kita tetap bisa merasakan manfaat hangatnya sinar matahari tanpa harus membayar mahal dengan kesehatan kulit.

Jadi, sebelum keluar rumah, jangan lupa oleskan tabir surya kulit Anda akan berterima kasih di masa depan.

Fun Fact : Awan tidak jadi pelindung total. Bahkan saat mendung, hingga 80% sinar UV masih bisa menembus awan dan mengenai kulit.

 

Melanie Putri Devianasari-Mahasiswa UN PGRI Kediri

Editor : Jauhar Yohanis
#kanker kulit #matahari #Sinar UV #uvb #UVA