Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Mitos vs Fakta Diet Keto: Tren Hits yang Bikin Banyak Orang Salah Paham

Internship Radar Kediri • Rabu, 20 Agustus 2025 | 23:00 WIB
Diet Keto
Diet Keto

JP RADAR NGANJUK-Diet keto lagi hits banget dari selebgram, artis, sampai teman nongkrong banyak yang nyoba. Katanya bisa bikin cepat kurus, lebih sehat, bahkan bikin fokus meningkat. Tapi… apakah semua itu benar? Yuk, kita bongkar mitos dan fakta seputar diet keto biar nggak salah langkah!

Mitos 1: Keto = pesta daging dan lemak

Banyak orang salah kaprah kalau diet keto artinya bisa makan steak, ayam goreng, dan butter tanpa batas. Faktanya, menurut BBC Good Food, pola makan keto tetap punya aturan: 70–75% kalori dari lemak, 20–25% dari protein, dan hanya 5–10% dari karbo.

Jadi, sayuran rendah karbohidrat, vitamin, dan mineral tetap penting biar tubuh nggak “mogok kerja.”

Mitos 2: Berat badan langsung turun permanen

Emang banyak orang yang turun beberapa kilo dalam hitungan minggu pertama. Tapi, kata Harvard Health, penurunan itu biasanya karena cairan tubuh yang hilang, bukan lemak murni.

Kalau pola makan balik lagi ke asal gorengan tiap sore dan boba tiap malam ya siap-siap berat badan balik juga. Jadi, jangan percaya kalau ada yang bilang keto itu shortcut instan tanpa usaha.

Mitos 3: Keto selalu berbahaya

Kenyataannya, sejak tahun 1920-an diet keto dipakai dokter buat terapi epilepsi pada anak-anak, dan hasilnya terbukti efektif. Untuk orang sehat, keto bisa aman kalau dijalankan dengan benar.

Tapi, kalau kamu punya diabetes tipe 1 atau masalah ginjal, sebaiknya jangan coba-coba tanpa pengawasan medis. Jadi, keto itu bukan “jahat”, tapi juga bukan “superhero” yang cocok untuk semua orang.

Mitos 4: Habis keto, berat badan pasti naik lagi

Ini mitos yang sering banget bikin orang ragu. Sebenarnya, yang bikin berat badan naik lagi itu bukan karena keto, tapi karena pola makan kembali berantakan.

Kalau setelah keto kamu tetap makan sehat dan rutin olahraga, hasil diet bisa awet. Jadi, balik lagi: bukan salah dietnya, tapi gaya hidupnya.

Mitos 5: Keto bikin lemas terus

Banyak pemula ngerasa lemas, pusing, atau gampang capek di awal. Itu yang disebut “keto flu”, dan biasanya cuma sementara. Menurut Signos Health, setelah tubuh terbiasa, justru banyak yang merasa lebih fokus, lebih energik, dan jarang lapar. Jadi, rasa lemas itu lebih kayak “fase perkenalan” sebelum tubuh beradaptasi.

Diet keto memang bisa jadi senjata untuk menurunkan berat badan atau mengontrol gula darah, tapi jangan salah kaprah. Nggak ada diet yang sifatnya “ajaib” tanpa usaha.

Yang paling penting adalah menyesuaikan dengan kebutuhan tubuhmu, konsisten, dan jangan lupa konsultasi dulu ke ahli gizi kalau mau mencobanya.

Fun Fact : Ada yang namanya “Keto Flu”. Saat pertama kali menjalani keto, banyak orang merasa pusing, lemas, dan lesu. Ini disebut “keto flu” karena mirip gejala flu biasa. Untungnya, ini cuma sementara sampai tubuh beradaptasi.

 

Melanie Putri Devianasari-Mahasiswa UN PGRI Kediri

Editor : Jauhar Yohanis
#diet #karbohidrat #mitos #lemak #keto